← Beranda
Polisi Sebut Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Sering Tipu Perempuan Mapan
Novia HerawatiKamis, 9 Juli 2026 | 22.55 WIB
ASN di Pemkab Bangkalan yang ditemukan tewas dalam mobil di Bandara Juanda diduga sudah meninggal 2-3 hari. (Humas Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Polisi masih memburu Erlan, 54, pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Bangkalan.

Jasad korban ditemukan dalam mobil yang terparkir di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Korban diketahui bernama Ruly Yunis Setiawati, perempuan, 50 tahun, warga Desa Mlajah.

Semasa hidup, ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Polda Jatim Turun Tangan Ungkap Pembunuhan ASN Bangkalan, Terduga Pelaku Masih Diburu

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, Erlan diduga kerap melakukan tindak penipuan dan penggelapan dengan menyasar korban perempuan.

”Jadi latar belakangnya ini memang orang ini tukang tipu-tipu, khususnya (menyasar) perempuan-perempuan yang sudah mapan. Perkenalannya lewat kopi darat," ujar AKBP Jumhur, Kamis (8/7).

Aksi tersebut telah dilakukan Erlan selama beberapa tahun terakhir sejak berpisah dengan mantan istrinya.

Dalam setiap aksinya, ia mengatur pertemuan tatap muka dengan para perempuan yang menjadi target.

Saat bertemu itu lah laki-laki asal Dampit, Kabupaten Malang berupaya mendapat kepercayaan korban dengan bujuk rayu.

Baca Juga: Dua Pekan Berlalu, Terduga Pembunuh ASN Bangkalan di Juanda Belum Tertangkap, Muncul Dugaan Love Scam

Kedekatan lalu dimanfaatkan untuk menjalankan dugaan penipuan maupun penggelapan.

Modus serupa diduga dilancarkan kepada Ruly Yunis Setiawati. Berdasarkan video yang beredar, korban sempat terlihat bepergian bersama Erlan ke wilayah Malang sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Erlan. Ia diduga telah melarikan diri ke luar Jawa Timur dan terus berpindah-pindah lokasi guna menghindari pelacakan petugas.

"Kami sudah mengubek-ubek (mencari informasi) keterangan terkait dari lingkaran pertemanan dan persaudaraan terduga pelaku,” pungkas Kapolsek Bintan Utara, Kepulauan Riau, tersebut.

Kronologi singkat

Masyarakat digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam mobil yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu siang (24/6).

Baca Juga: Takziah, Bupati Bangkalan Lukman Hakim Sampaikan Duka Cita atas Kematian ASN di Bandara Juanda

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang driver taksi online, Rabu siang (24/6). 

Kecurigaan muncul setelah ia mencium bau menyengat dan mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil Toyota Kijang Innova. 

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6). Mobil itu tak pernah keluar lagi hingga ditemukan jasad perempuan. 

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan poses evakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan di dalam mobil Innova di area parkir T1 Bandara Juanda, berlangsung dramatis. 

Untuk mengevakuasi korban, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya terpaksa memecahkan kaca mobil agar dapat membuka akses dan mengevakuasi jasad korban yang sudah membengkak.

Baca Juga: Bupati Bangkalan Lukman Hakim Minta Polisi Usut Tuntas Kematian ASN di Bandara Juanda

"Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR) tim rescue berangkat ke Bandara Juanda. Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" tutur Nanang di lokasi. 

Korban berhasil dievakuasi dari dalam mobil sekitar pukul 14.15 WIB. Setelahnya, jenazah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

 

EDITOR: Bayu Putra