JawaPos.com - Pengemudi Mobil Hyundai Palisade diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun di Jalan Kiai Haji Ahmad Dahlan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, menyebabkan satu orang tewas.
Warga dibuat geram setelah mengetahui bahwa pengemudi mobil dengan plat nomor AG 55 SIS tersebut masih di bawah umur, yakni remaja laki-laki berinisial DW, 16 tahun. Ia nyaris dihajar massa karena diduga kebut-kebutan.
Dari video yang beredar di media sosial, warga sempat mengepung mobil putih yang dikendarai DW usai kecelakaan. Pengemudi tidak dapat keluar hingga akhirnya petugas kepolisian tiba dan mengamankannya dari amukan massa.
Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Gakkum, Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman membenarkan bahwa pengemudi Hyundai Palisade masih dibawah umur.
“Pengemudi (Hyundai Palisade) masih dibawah umur. Saat ini sudah kami amankan. Namun belum kami mintai keterangan karena masih syok,” ujar Ipda Andi, dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri, Selasa (7/6).
"Memang di TKP kerumunan warga banyak, tetapi Alhamdulillah dari pengendara kendaraan tersebut (Hyundai Palisade) kita amankan dan tidak dimassa oleh masyarakat setempat," lanjutnya.
Kronologi singkat
Kecelakaan beruntun yang melibatkan 4 kendaraan terjadi di Jalan Kiai Haji Ahmad Dahlan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri pada Minggu (5/7) sekitar pukul 22.00 WIB.
Empat kendaraan tersebut, yakni mobil Hyundai Palisade dengan nopol AG 55 SIS, Toyota Avanza dengan plat nomor AG 1605 XR, Isuzu Phanter AG 1837 EY, dan Honda Scoopy dengan plat nomor AG 7027 VCA.
Kecelakaan tersebut bermula dari mobil Hyundai Palisade putih yang dikemudiakan oleh DWS, 16 tahun, warga Kabupaten Nganjuk melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan tinggi.
Di saat yang sama, pengendara motor Honda Scoopy berinsial NAL, 19 tahun, warga Kecamatan Grogol, Kediri melaju di depan Palisade. NAL berboncengan dengan FZ, 19 tahun, warga Kecamatan Banyakan, Kediri.
“Diduga pengemudi Hyundai Palisade kurang konsentrasi dan jarak kendaraan sudah terlalu dekat, sehingga tabrakan dari arah belakang pun tidak dapat dihindari,” terang Ipda Andi.
Setelah menghantam sepeda motor, Hyundai Palisade kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan. Mobil tersebut kemudian bertabrakan dengan Toyota Avanza yang melaju dari arah utara menuju selatan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Scoopy, NAL, mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan. Sementara temannya yang dibonceng, FZ, meninggal di lokasi.
Baca Juga: Diduga Ngebut, Pengendara Palisade Tabrak 3 Kendaraan di Kediri, Satu Orang Tewas
Kemudian penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah, 50 tahun, warga Kabupaten Trenggalek, mengalami luka pada dahi sebelah kiri. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. (*)