← Beranda
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Minta Polisi Usut Tuntas Kematian ASN di Bandara Juanda
Novia HerawatiSelasa, 30 Juni 2026 | 22.10 WIB
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kematian ASN di Bandara Juanda. (Humas Pemkab Bangkalan)

JawaPos.com - Bupati Bangkalan, Lukman Hakim mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian pegawainya, yang ditemukan di dalam mobil di Bandara Internasional Juanda, Rabu (24/6).

"Ya itu yang paling penting, harapannya agar masalah ini segera terungkap berkaitan dengan meninggalnya salah satu pegawai kita," ujar Lukman kepada awak media setelah takziah ke rumah duka, Selasa (30/6).

Sebagai informasi, Penemuan jasad seorang perempuan di dalam mobil Toyota Kijang Innova bernopol M 1090 GP yang terparkir di area Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, menggegerkan masyarakat setempat.

Korban bernama Ruly Yunis Setiawati, perempuan, 50 tahun, warga Desa Mlajah. Ia diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
 
Lukman memahami betul bahwa kematian Ruly meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Baginya, korban adalah ASN yang patuh dan dihormati di lingkungan Pemkab Bangkalan. 

Baca Juga: 5 Fakta ASN Bangkalan Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Bandara Juanda Sidoarjo

"Tentunya kami dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan turut berbela sungkawa mendalam, dan semoga atas kejadian ini, keluarga diberikan kesabaran dan semoga almarhumah tenang di sisi-Nya," imbuhnya. 

Lukman memastikan Pemkab Bangkalan dan pihak keluarga mendukung proses penyelidikan yang berjalan di Polresta Sidoarjo. Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi berdasarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

"Semoga segera terungkap dan selesai, sehingga tidak ada pertanyaan, tidak ada persepsi dan sebagainya yang sebenarnya dan penyelesaian secara hukum biar clear," pungkas Lukman Hakim.

Kronologi singkat

Nama Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, menjadi perbincangan setelah ditemukan tewas dalam mobil di Bandara Internasional Juanda. 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang driver taxi online, Rabu siang (24/6). Kecurigaan muncul setelah ia mencium bau menyengat dan mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil Toyota Kijang Innova. 

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6). Mobil itu tak pernah keluar lagi hingga ditemukan jasad perempuan. 

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan poses evakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan di dalam mobil Innova di area parkir T1 Bandara Juanda, berlangsung dramatis. 

Untuk mengevakuasi korban, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya terpaksa memecahkan kaca mobil agar dapat membuka akses dan mengevakuasi jasad korban yang sudah membengkak.

"Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR) tim rescue berangkat ke Bandara Juanda. Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" tutur Nanang di lokasi. 

Korban berhasil dievakuasi dari dalam mobil sekitar pukul 14.15 WIB. Setelahnya, jenazah diserahkan ke pihak kepolisian dan dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut.  

EDITOR: Edy Pramana