← Beranda
Berdayakan Perempuan Desa, KUB Sejahtera Sidoarjo Bikin Omzet Melejit 7 Kali Lipat
Ryandi ZahdomoSabtu, 6 Juni 2026 | 20.08 WIB
KUB Sejahtera Sidoarjo, mencatatkan kisah inspiratif meraup omzet puluhan juta rupiah. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sejahtera di Desa Ngudi Punggul, Gedangan, Sidoarjo, sukses mencatatkan kisah inspiratif. Lewat pemberdayaan UMKM perempuan, kelompok perajin konveksi ini berhasil keluar dari keterbatasan modal dan meraup omzet puluhan juta rupiah.

Titik balik kesuksesan para ibu rumah tangga ini tidak lepas dari dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Bantuan modal dan peralatan modern dari PLN mampu mendongkrak produktivitas usaha lokal ini hingga berkali-kali lipat.

Perjalanan KUB Sejahtera dimulai pada tahun 2017. Sebanyak sebelas perajin lokal sepakat menyatukan langkah untuk mendirikan usaha konveksi jilbab dan atribut sekolah demi menyambung hidup.

Baca Juga: Rencana Penyeragaman Bungkus Rokok Dinilai Berpotensi Ciptakan Kemiskinan Baru dan PHK Massal

Namun, keterbatasan fasilitas sempat menjadi batu sandungan besar saat pesanan mulai membanjiri mereka. Saat itu, sebelas perajin harus bergantian menggunakan tiga mesin jahit dan satu mesin obras setiap harinya.

Akibat keterbatasan alat tersebut, kapasitas produksi mereka mandek di angka 100 potong per minggu dengan omzet yang sangat minim. Kondisi ini membuat para perajin kewalahan, terutama saat memasuki musim libur sekolah dan menjelang Lebaran.

Kondisi pelik tersebut akhirnya berubah total setelah PLN hadir memberikan bantuan. Melalui PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) dan PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur (UP2B Jatim), KUB Sejahtera menerima kucuran bantuan sarana usaha.

Baca Juga: Pedagang Ungkap Situasi di Balik Etalase Warteg: Pembeli Kini Makan Rp 15 Ribu Cuma Pakai Tempe, Sayur Tahu, Telur Asin dan Kerupuk

Bantuan yang diberikan meliputi tujuh unit mesin jahit baru, mesin potong, bahan baku, hingga fasilitas pendingin udara (AC) untuk ruang kerja mereka. Kehadiran alat-alat modern ini langsung mengubah ritme kerja menjadi lebih cepat dan nyaman.

Kapasitas produksi KUB Sejahtera melesat tajam dari yang semula hanya 100 potong, kini mampu menghasilkan 600 potong kain siap jual setiap minggunya.

Omzet Melejit hingga Rp 30 Juta per Bulan

Peningkatan kapasitas produksi ini berdampak langsung pada kesejahteraan finansial para anggota. Omzet bulanan kelompok yang awalnya hanya Rp4 juta, kini meroket drastis hingga menyentuh angka Rp30 juta per bulan.

Ketua KUB Sejahtera, Putri Windawati, mengaku sangat bersyukur atas perubahan besar ini. Pihaknya kini bisa menjawab tingginya permintaan pasar yang dulu terpaksa ditolak.

"Bantuan peralatan dan pelatihan dari PLN membuat proses produksi kami menjadi jauh lebih lancar. Kami tidak lagi cemas menghadapi pesanan dalam jumlah besar yang datang mendadak," ungkap Putri. 

Saat ini, produk konveksi hasil kreativitas perempuan tangguh Desa Ngudi Punggul ini sudah merambah pasar yang lebih luas. Berbagai pusat grosir busana di Surabaya dan Sidoarjo kini menjadi pelanggan setia mereka. Produk yang ditawarkan pun semakin variatif, mulai dari gamis, kaos, hingga seragam kerja berbordir komputer.

Baca Juga: Tanggapi Fenomena Warteg Turun Omzet, Menkeu Purbaya: Bakal Kita Investigasi

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan menegaskan bahwa esensi utama dari program TJSL PLN adalah untuk menghidupkan kemandirian masyarakat serta menggerakkan roda ekonomi lokal.

"Ketika sebuah UMKM berkembang, ekosistem kehidupan di sekitarnya dipastikan ikut tumbuh sejahtera dan berdaya," kata Munawwar Furqan.

Senada dengan hal itu, Manager PLN UP2B Jatim, Ahmad Murdani, berharap KUB Sejahtera dapat terus tumbuh secara berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan menjadi bahan bakar semangat bagi kelompok perajin untuk terus berinovasi.

Baca Juga: Fundamental MINE Kian Solid, Likuiditas Menguat dan Leverage Menurun

"KUB Sejahtera tengah bersiap melebarkan sayap ke dunia pemasaran digital dan menambah mesin sablon mandiri," jelas Ahmad Murdani.

Kini, KUB Sejahtera tengah bersiap melebarkan sayap ke ranah pemasaran digital serta berencana menambah mesin sablon mandiri untuk menjangkau pasar yang jauh lebih luas.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah