JawaPos.com - Tepat hari ini, Minggu (31/5), Kota Surabaya merayakan Hari Jadi ke-733. Upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) pun berlangsung khidmat di halamam Taman Surya, Balai Kota.
Upacara HJKS ke-733 dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, sebagai pelaksana harian (plh) menggantikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Armuji menyinggung dinamika geopolitik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Kondisi ini, menurutnya, mendorong sejumlah negara melakukan penyesuaian terhadap arah kebijakan ekonomi.
"Harga komoditas bergerak dinamis. Sementara kebutuhan terhadap lapangan kerja semakin mendesak. Di tengah ketidakpastian global tersebut masyarakat diharapkan memiliki daya juang," ujarnya.
Sementara di tengah ketidakpastian global, Armuji memaparkan sejumlah capaian positif Surabaya. Salah satunya inflasi yang terkendali di angka 2,96 persen, menunjukkan stabilitas ekonomi kota tetap terjaga.
Selain itu, tingkat kemiskinan di Surabaya juga mengalami penurunan pada 2025. Persentasenya turun dari 3,96 persen menjadi 3,56 persen, mencerminkan perbaikan kondisi kesejahteraan masyarakat.
"Dengan catatan ini, Pemkot Surabaya akan terus memperkuat ekonomi rakyat, membuka akses kerja, mendampingi UMKM. Kami ingin Surabaya tetap tumbuh. Ekonominya bergerak, tetapi warganya tidak tertinggal," imbuh Armuji.
Untuk meningkatkan kualitas hidup warga, Pemkot juga melanjutkan berbagai program pembangunan. Fokusnya meliputi perbaikan jalan, penyediaan rumah layak huni, transportasi, pengelolaan sampah, dan pengendalian banjir.
"Tantangan ke depan tentu tidak mudah. Perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, perubahan iklim, masalah pengangguran, kemiskinan, dan kebutuhan infrastruktur, masih harus kita jawab bersama," ucapnya.
"Namun saya percaya, selama warga Surabaya bersatu dan bekerja dengan semangat gotong royong, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi. Selamat Hari Jadi Kota Surabaya," pungkas pejabat yang akrab disapa Cak Ji ini.
Upacara HJKS ke-733 ditutup meriah dengan pemotongan tumpeng raksasa, lalu dilanjutkan dengan berbagai pertunjukkan, mulai dari Tari Remo yang dibawakan 733 pelajar, penampilan tari modern, hingga atraksi cheerleader.