← Beranda
RPH Surabaya Sembelih 180 Sapi Kurban, Jasa Potong Laris saat Idul Adha 2026
Novia HerawatiKamis, 28 Mei 2026 | 04.21 WIB
Suasana pemotongan hewan di RPH Pegirian, Surabaya. Selama Iduladha, RPH dijadwalkan menyembelih 180 sapi kurban, Rabu (27/5). (Novia Herawati/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Selain peternak, momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi juga membawa berkah bagi jasa potong, seperti yang dirasakan PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menyebut selama Hari Raya Iduladha 2025, ada 180 sapi kurban siap disembelih di RPH ini. Lokasi RPH ada di Jalan Pegirian No.258, Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya.

Ratusan sapi dijadwalkan disembelih bergantian mulai Rabu (17/5) sampai Sabtu (30/5). Khusus hari pertama Iduladha, Fajar sebut ada 70 sapi yang disembelih di RPH Surabaya.

"Kemudian sapi yang disembelih besok, Kamis (28/5) 68 ekor, Jumat (29/5) 35 ekor, dan Sabtu (30/5) 7 ekor. Kami masih buka kesempatan bagi warga yang ingin potong di RPH Surabaya," ucapnya, Rabu (27/5).

Fajar bilang RPH Surabaya masih buka pendaftaran jasa pemotongan kurban untuk slot Jumat (29/5) dan Sabtu (30/5). Pendaftaran akan ditutup Kamis (28/5) besok.

Pada Iduladha tahun ini, RPH Surabaya tidak jual hewan kurban. Perusahaan hanya sediakan layanan pemotongan, pengemasan, dan pengiriman dengan tarif Rp 2,8 juta per ekor sapi.

Selain itu, tersedia layanan potong dan lepas tulang dengan biaya Rp 2 juta. Skema ini memungkinkan panitia kurban tetap lakukan pencacahan dan pengemasan mandiri.

Fajar pastikan proses penyembelihan di RPH Surabaya pakai tiga prinsip utama. Yakni memastikan hewan sehat, penyembelihan sesuai syariat, dan menjamin keamanan daging konsumsi masyarakat.

“Termasuk memperlakukan hewan dengan baik, tidak menyakiti hewan kurban, tidak buat hewan stres, dan tidak buat hewan tidak nyaman, itu misi yang kami emban,” imbuh Fajar.

Untuk jaga kualitas daging, dokter hewan pantau semua tahapan penyembelihan. Mulai sebelum, saat proses, hingga setelah hewan dipotong di rumah pemotongan.

Pemeriksaan kesehatan hewan juga dilakukan tiap hari sebelum penyembelihan. Pemberian vaksin, kecukupan pakan, kebersihan kandang, dan pemberian vitamin jadi perhatian petugas.

Saat pengolahan daging, dokter hewan cek kembali kondisi daging dan jeroan untuk pastikan higienitas. Bagian yang kotor atau tidak layak akan dipotong dan dimusnahkan.

“Sehingga saat daging kurban (yang disembelih dan dipotong di RPH Surabaya) dibagikan ke masyarakat, sudah dipastikan dagingnya bebas virus dan aman dikonsumsi,” tegasnya.

Menurut Fajar, bagian jeroan lebih berisiko jadi sumber bakteri dan virus. Jadi butuh pembersihan dan pengawasan lebih ketat dibanding daging biasa.

Baca Juga: Mengenal Sapi Peranakan Ongole, Kurban Presiden Prabowo di Surabaya Berbobot 1,1 Ton

“Ini yang kami edukasi ke masyarakat, kurban bukan hanya disembelih, tapi kita wajib pastikan hewan sehat, dipotong baik, dan daging aman konsumsi,” pungkas Fajar. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan