JawaPos.com - Manajemen RSUD Dr. Soetomo mengungkapkan kondisi pasien yang dievakuasi dalam insiden kebakaran Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Pada Jumat pagi (15/5), berangsur membaik.
Dalam insiden tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat sebanyak 37 pasien dievakuasi oleh petugas. 1 pasien ICU dinyatakan meninggal dan 1 pasien kritis.
Staf Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD dr. Soetomo, Adin Niken Primasari, mengatakan bahwa kondisi pasien kritis kini menunjukkan perkembangan positif pasca insiden kebakaran.
"Kondisi px (pasien) kritis, berangsur membaik. Saya masih tanyakan ke pihak Res (Bagian Resusitasi IGD)," ujar Niken ketika dikonfirmasi awak media, Minggu (17/5).
Saat ini pasien dirawat di Ruang Resusitasi IGD. Niken memastikan tim medis terus memberikan penanganan intensif serta memantau kondisi pasien secara berkala guna memastikan perkembangan kesehatannya.
Dalam kesempatan yang sama, Niken juga mengatakan bahwa seluruh aktivitas di Gedung PPJT RSUD dr. Soetomo Surabaya telah dihentikan sementara waktu, pasca insiden kebakaran.
Menurutnya, akses menuju area terdampak masih ditutup rapat dan bangunan belum diizinkan untuk aktif digunakan kembali. Penutupan sementara PPJT juga demi kelancaran proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Untuk gedung PPJT masih ditutup. Semua px (pasien) rawat inap telah terevakuasi (ke ruangan lain yang lebih kondusif)," ujar Niken.
Saat ini, manajemen RSUD dr Soetomo masih membahas skema pemindahan layanan rawat jalan PPJT yang dijadwalkan kembali beroperasi Senin mendatang. Lokasi pengganti layanan tersebut masih belum dipastikan.
"Manajemen masih diskusi untuk pemindahan layanan rawat jalan PPJT untuk Senin. Masih belum tahu (layanan rawat jalan PPJT dipindah ke mana). Masih dalam proses penyelidikan juga pascakebakaran," tegas Niken.
Kronologi singkat
Kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Kota Surabaya pada Jumat pagi (15/5).
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan Command Center 112 menerima informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 06.33 WIB. Sumbernya dari Ruangan Farmasi gedung PPJT di lantai 5.
"Yang terbakar ini ruang farmasi gedung PPJT di lantai 5. Luas bangunan kurang lebih 10×25 meter kubik, sementara luas yang terbakar kurang lebih 4x3 meter kubik. Penyebab kebakaran belum diketahui," imbuhnya.
Akibat insiden kebakaran ini, sebanyak 37 pasien di area IGD dievakuasi, 1 pasien yang berada di ruang ICU lantai 6 dinyatakan meninggal dunia, dan 3 petugas keamanan RSUD dalam penanganan medis.