JawaPos.com - Kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden kebakaran di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo, Surabaya pada Jumat (15/5).
Dalam insiden tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat sebanyak 37 pasien dievakuasi oleh petugas. 1 pasien di antaranya berinisial S, 46, warga Blora meninggal dunia.
Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto mengatakan pihaknya bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan olah TKP pada Sabtu siang (16/5).
Olah TKP berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Setelah olah TKP, petugas tampak mengangkut dua kantong plastik bening yang diduga berisi barang bukti benda sisa yang terbakar untuk pemeriksaan lanjutan.
"Ini masih rangkaian penyelidikan. Barang-barang itu akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. Tunggu saja, barang langsung dibawa ke laboratorium (Labfor Polda Jatim)," tutur Kompol Eko, Minggu (17/5).
Namun dirinya tidak menyebut benda apa saja yang dibawa. "Masih diselidiki lebih lanjut (terkait penyebab kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo)," pungkasnya.
Kronologi singkat
Kebakaran hebat melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Kota Surabaya pada Jumat pagi (15/5).
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan Command Center 112 menerima informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 06.33 WIB. Sumbernya dari Ruangan Farmasi gedung PPJT di lantai 5.
"Yang terbakar ini ruang farmasi gedung PPJT di lantai 5. Luas bangunan kurang lebih 10×25 meter kubik, sementara luas yang terbakar kurang lebih 4x3 meter kubik. Penyebab kebakaran belum diketahui," imbuhnya.
Baca Juga: RSUD Dr. Soetomo Pastikan Pasien Meninggal Bukan Karena Asap Kebakaran, Tapi Sudah Kritis
Baca Juga: 3 Satpam RSUD Dr Soetomo Alami Sesak Napas saat Evakuasi Pasien Kebakaran
Akibat insiden kebakaran ini, sebanyak 37 pasien di area IGD dievakuasi, 1 pasien yang berada di ruang ICU lantai 6 dinyatakan meninggal dunia, dan 3 petugas keamanan RSUD dalam penanganan medis. (*)