← Beranda
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, UMKM Surabaya Dapat Pelatihan Pembuatan Tempe Berstandar Halal
Sabik Aji TaufanMinggu, 17 Mei 2026 | 05.45 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Kelompok UMKM di Surabaya, Jawa Timur mendapat pengembangan melalui inovasi pangan kedelai berkelanjutan berupa tempe berstandar halal. Program ini bertujuan untuk menjadikan UMKM memiliki daya saing sehingga mencapai kemandirian ekonomi.
 
 FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal menjadi motor dalam pengembangan ini. Mengangkat semangat Empowering Potential, Building Expertise dan Creating Impact, kolaborasi ini berfokus pada penguatan keterampilan praktis sekaligus peningkatan kapasitas usaha masyarakat.

Pada tahap kedua program diperluas ke Kelurahan Tenggulunan dikawasan Teluk Lamong dan wilayah Surabaya. Adapun program ini memiliki target lebih dari 100 peserta ibu-ibu rumah tangga penerima manfaat. Surabaya diketahui saat ini memiliki setidaknya 106 ribu unit usaha UMKM.

Melalui program kolaborasi ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tempe fresh yang higienis sesuai dengan standar halal dan berbagai produk inovasi berbasis kedelai, pelatihan pembukuan sederhana, desain kemasan produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi Halal hingga memasuki pasar modern. 

Baca Juga: Bareskrim Polri Sikat Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda, Omzetnya Rp 200 Juta per Hari

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut positif jalannya kegiatan seperti ini. Sebab, bisa memperkuat eksistensi UMKM.

“Inilah bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya adalah melalui dorongan inovasi produk yang dilakukan, produk tempe, tahu atau olahan kedelai lainnya yang berasal dari lokasi binaan memiliki nilai tambah yang tinggi dan dapat berdaya saing global atau go internasional,” kata Eri, Sabtu (16/5).

Sementara, VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, UMKM semakin berkembang dan meningkatkan perekonomian.

Baca Juga: Jelang Puncak Haji: PPIH Matangkan skema Murur dan Tanazul untuk Jamaah Haji Tertentu

“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai insan BUMN Pelindo Group terhadap pengembangan UMKM di Surabaya sebagai bagian dari wilayah kerja kami, sekaligus menjalankan prinsip berkelanjutan, sehingga komunitas yang telah mendapat manfaat dapat turut serta memberi inovasi dan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya masing-masing,” ujar Zulhendri.

VP of ESG FKS Group, Beatrice Susanto menambahkan bahwa FKS Empower Tahap 2 dirancang sebagai langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM.

“Melalui FKS Empower, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan. Program ini kami rancang sebagai ruang bertumbuh bagi para peserta untuk memperkuat keterampilan, membangun kepercayaan diri dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan," ucap Beatrice.

"Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, jejaring dan peluang, mereka dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga, komunitas dan lingkungan sekitarnya,” tandasnya. 

Kolaborasi FKS Group dan Pelindo Multi Terminal telah berjalan sejak 2024. Pada tahap pertama objektif program ditujukan untuk mendampingi masyarakat di empat kelurahan sekitar Teluk Lamong, Gresik, yaitu Kel. Romokalisari, Kel. Tambak Osowilangun, Kel. Tambak Sarioso, dan Desa Karangkiring.
 

EDITOR: Sabik Aji Taufan