JawaPos.com - Kabar duka kembali menyelimuti penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Embarkasi Surabaya. Seorang jamaah haji asal Gresik bernama Tini Atmin, 56 tahun, dilaporkan wafat di RSUD Haji Surabaya.
Jemaah asal kloter 43 itu semestinya sudah berangkat ke Tanah Suci bersama rombongan. Namun, keberangkatannya ditunda karena kondisi fisik menurun akibat sakit jantung hingga harus dirawat di RSUD Haji.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya sekaligus Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam membenarkan kabar meninggalnya Tini.
“Satu jemaah wafat di Embarkasi atas nama Tini Atmin usia 56 tahun dari Kloter 43 Kabupaten Gresik akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji,” ujar Anam di Surabaya, Kamis (14/5).
Almarhumah wafat sebelum sempat berangkat ke Tanah Suci. PPIH Embarkasi Surabaya menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” imbuhnya.
Dengan begitu, jumlah jamaah Embarkasi Surabaya yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 2026 per hari Kamis, 17 Mei 2026, tercatat sebanyak 7 orang, berikut detailnya:
1. Kamariyah Dul Tayib, 85 tahun, Kloter 8 Kabupaten Pasuruan, wafat di Hotel Maysan Al Harithia, Madinah pada 26 April 2026 karena Acute Respiratory Failure.
2. Abd Wachid, 71 tahun, Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, wafat di RS Al-Noor, Makkah pada 7 Mei 2026 karena Septic Shock.
3. Fajar Puja Sasmita, 53 tahun, Kloter 11 Kota Malang, wafat di RS King Faisal, Makkah pada 7 Mei 2026 karena Cardiogenic Shock.
4. Sibiatun Saji, 72 tahun, Kloter 33 Kabupaten Lamongan, wafat di Mouwarat Hospital, Madinah pada 8 Mei 2026 karena Acute Respiratory Failure.
5. Mustikan Rajim Diman, 75 tahun, Kloter 47 Kabupaten Gresik, wafat di Al Haram Hospital, Madinah pada 8 Mei 2026 karena Cardiogenic Shock.
6. Suyono Reso, 58 tahun, Kloter 62 Kabupaten Jombang, wafat di RS King Faisal, Makkah pada 9 Mei 2026 karena Cardiogenic Shock.
7. Tini Atmin, 56 tahun, kloter 43 Kabupaten Gresik, Wafat di RSUD Haji Surabaya karena penyakit jantung.
"PPIH Embarkasi Surabaya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh jemaah selama proses operasional embarkasi berlangsung," pungkas Anam.