← Beranda
Kado May Day! Pemprov Jatim Siapkan Koridor Baru Trans Jatim ke Kawasan Industri Pasuruan
Novia HerawatiSabtu, 2 Mei 2026 | 06.45 WIB
Di hadapan masa buruh Aksi May Day, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya akan menambah koridor baru Trans Jatim dengan rute kawasan industri PIER, Pasuruan, Jumat (1/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan membuka koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Industri Pasaruan, untuk mempermudah mobilitas kaum buruh atau pekerja. 

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Jumat (1/5).

"Harapan mereka untuk kita membuka koridor 8 melalui Pasuruan, ini juga sudah kita bahas bersama mereka. Karena semula koridor 8 dan 9 itu kan kita rencanakan memaksimalkan Malang Raya," ujar Khofifah di hadapan ribuan buruh. 

Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut muncul dari keluhan para buruh yang mengalami kesulitan mendapatkan akses transportasi menuju tempat kerja, terutama di kawasan industri seperti PIER di Rembang, Pasuruan.

Di kawasan ini berdiri banyak pabrik yang menjadi sumber penghidupan para pekerja. Karena itu, kehadiran layanan Trans Jatim diharapkan mampu menekan biaya transportasi harian para buruh.

“Mereka ingin bahwa akses untuk buruh, terutama yang melewati PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), itu bisa diprioritaskan,” lanjutnya, disambut dengan riuh tepuk tangan dan sorakan massa.

Meski demikian, Gubernur Khofifah menyebut rencana koridor baru belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat karena perlu pengaturan operasional, penambahan halte, serta penyediaan armada. 

“Tahun depan mudah-mudahan sudah bisa kita buka koridor Pasuruan, karena memang kita harus koordinasi titik-titik pemberhentian, koordinasi dengan para sopir angkot, dan support pemda setempat," ujar Khofifah.

 Sebagai informasi, ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi GASPER (Gerakan Serikat Pekerja), menggelar aksi May Day di depan Kantor Gubernur Jawa Timur.

Massa buruh dari berbagai derah di Jawa Timur, tiba di depan Kantor Gubernur sekitar pukul 15.03 WIB. Sebelum aksi, massa lebih dulu melalukan long march dari depan BG Junction Mall, Jalan Babatan.

Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Sekitar pukul 15.30 WIB, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, datang menemui massa aksi. Keduanya menyapa ribuan buruh dari atas mimbar.

Aksi May Day 2026 di Surabaya berjalan damai dan ditutup dengan seremonial potong tumpeng bersama Gubernur Jatim. Massa mulai membubarkan diri dengan tertib dari Jalan Pahlawan sekitar pukul 17.05 WIB.

EDITOR: Estu Suryowati