← Beranda
Anggota DPRD Jatim Nilai Organisasi Mahasiswa Bangun Kesadaran Sosial
AntaraSelasa, 28 April 2026 | 04.58 WIB
DPRD Jatim menekankan pentingnya perhatian terhadap isu kesetaraan gender di kalangan mahasiswa. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menilai keberadaan organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran sosial generasi muda.

”Mahasiswa perlu menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan keterlibatan dalam gerakan sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter kebangsaan,” ujar Cahyo Harjo Prakoso seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (27/4).

Politikus yang juga menjabat Ketua Partai Gerindra Kota Surabaya tersebut menekankan pentingnya perhatian terhadap isu kesetaraan gender di kalangan mahasiswa. Menurut Cahyo Harjo Prakoso, isu tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya peran pemuda dalam berbagai proses pengambilan kebijakan.

Baca Juga: Tipu Belasan Korban, Tersangka Kasus SK ASN Palsu di Gresik Raup Rp 1,5 Miliar

”Kesetaraan gender menjadi isu krusial yang harus terus diperkuat, terutama ketika keterlibatan pemuda dalam ruang-ruang strategis semakin terbuka,” tutur Cahyo Harjo Prakoso.

Cahyo juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi sebagai sarana membangun kepemimpinan, tanggung jawab, serta memperluas jejaring. Dia menilai pengalaman di luar kelas menjadi pelengkap penting dalam proses pendidikan.

Selain itu, dia menekankan pentingnya budaya diskusi dan pertukaran gagasan dengan senior maupun alumni sebagai bagian dari proses belajar berkelanjutan.

Baca Juga: Kabur ke Kalimantan Tengah, Otak Penipuan SK ASN Palsu Gresik Diringkus Polisi

”Pembelajaran tidak hanya di kelas, tetapi juga melalui diskusi dan berbagi pengalaman. Interaksi dengan senior dan alumni menjadi salah satu cara memperkaya perspektif,” terang Cahyo Harjo Prakoso.

Dia mengaku hingga kini masih terus belajar dari para senior sebagai upaya mengembangkan kapasitas diri dan menghadapi dinamika yang terus berkembang.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah