← Beranda
Sering jadi Titik Macet, Pemkot Surabaya Bakal Lebarkan Jalan Stasiun Wonokromo
Novia HerawatiKamis, 23 April 2026 | 02.15 WIB
Sering jadi Titik Macet, Pemkot Surabaya Bakal Lebarkan Jalan Stasiun Wonokromo.

 

 

JawaPos.com - Jalan Stasiun Wonokromo menjadi salah satu titik macet di Kota Surabaya. Saat jam sibuk, ruas jalan ini dipadati kendaraan dari arah Jalan Jagir, Ngagel, hingga Frontage Ahmad Yani.

Suara klakson bersahutan hingga pengendara yang saling berebut celah di tengah kemacetan, sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Kondisi ini pun kerap dikeluhkan warga Kota Pahlawan.

Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) akan melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo.

"Jalan ini akan kita aspal sehingga jalurnya lebih lebar untuk mengurai kemacetan yang dari arah Jagir maupun dari arah Hotel Novotel," tutur Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat sidak di Jalan Stasiun Wonokromo, Rabu (22/4).

Selain mengurai kemacetan yang kerap terjadi jalan tersebut, pengaspalan juga dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan yang sebelumnya tidak digunakan sebagaimana mestinya, seperti tempat mangkal kendaraan dan pasar tumpah.

Untuk mengurai kemacetan, Pemkot Surabaya juga berkoordinasi dengan PT KAI Daop 8 Surabaya terkait pengaturan lalu lintas dan jadwal keberangkatan kereta api yang melintas di Stasiun Wonokromo. 

"Saya koordinasi dengan Pak Suyoto, Kepala Stasiun Wonokromo untuk menghitung jam, berapa sih kereta yang lewat sini. Maka, satu menit sebelum kereta lewat sudah (dinyalakan) lampu merahnya," lanjut Eri.

Ia berharap pengaspalan Jalan Stasiun Wonokromo bisa mengembalikan fungsi ruas jalan, termasuk penataan trotoar yang selama ini membuat kapasitas jalan menyempit dan menjadi penyebab kemacetan di sana.

"Jadi kita tata, yang betul-betul memang jalan tapi tidak difungsikan sebagai jalan. Seperti di Kali Tebu itu, sampah semua, dan nggak sesuai fungsinya. Makanya, kita hilangkan tumpukan-tumpukan sampahnya," bebernya. 

Sementara terkait pedagang pasar tumpah yang biasa berjualan di kawasan Jalan Stasiun Wonokromo pada malam hari, Pemerintah Kota Surabaya akan memindahkannya ke tempat lain yang lebih layak.

"Seperti Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan fasilitas tempat untuk berjualan milik Pemkot lainnya. Jadi Camat sudah mengkoordinasikan itu. Kalau enggak, jalan ini macet terus," pungkas Eri Cahyadi.

EDITOR: Estu Suryowati