← Beranda
Pemkot Surabaya Ubah Jadwal Angkut Sampah jadi Malam Hari Agar Warga Tak Terganggu
Novia HerawatiKamis, 16 April 2026 | 21.56 WIB
Ilustrasi petugas DLH Kota Surabaya saat mengangkut sampah dari TPS ke TPA. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengubah jadwal pengangkutan sampah ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) Benowo, dari yang biasanya siang hari, kini menjadi malam hari.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, perubahan jadwal pengangkutan sampah ini bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas warga di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun TPA Benowo.

“TPS bersih itu memberikan kebersihan di Kota Surabaya ya. Yang kedua, tidak mengganggu lalu lintas, karena kalau truk ke TPA pagi hari dan jam-jam sibuk maka akan mengganggu lalu lintas," tutur Eri di Surabaya, Rabu (15/4).

Menurutnya, pengangkutan sampah pada malam hari membuat perjalanan dari TPS ke TPA Benowo lebih singkat karena lalu lintas lebih yang lengang. Hal ini juga membantu mengurangi penumpukan sampah dan bau.

Baca Juga: Duduk Perkara Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina di Surabaya yang Viral

Perubahan jadwal operasional tersebut juga turut meningkatkan efisiensi penggunaan BBM.

Selain itu, beban kerja kendaraan menjadi lebih ringan sehingga biaya perawatan armada pengangkut sampah dapat ditekan.

“Kami bisa efisiensi keausannya mobil itu karena kelancaran operasional, sehinggq penggunaan BBM ini juga akan semakin berkurang. Itu lah yang menjadi pertimbangan dilakukan malam hari,” imbuhnya. 

Dengan perubahan jadwal pengangkutan sampah pada malam hari, Eri Cahyadi berharap Kota Surabaya semakin bersih, terutama pada pagi hari, tanpa mengganggu mobilitas maupun ritme aktivitas kerja warga di jalan.

Di sisi lain, Plt Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser menyebut bahwa Pemkot Surabaya akan menyesuaikan seluruh sistem pengangkutan dengan kondisi volume sampah saat ini serta jam operasional yang berlaku.

Baca Juga: Simak Jadwal Waktu Shalat untuk Wilayah Surabaya Besok Jumat, 17 April 2026

"Semua sampah yang sekarang ada ini kita sesuaikan dengan jam operasional pengambilan. Ada ubah kultur pengambilan sampah di TPS ke malam hari supaya tidak terganggu," tutur Fikser.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan bahwa TPS hanya diperuntukkan bagi sampah rumah tangga.

Sementara sampah berukuran besar seperti sofa, kasur, dan lemari harus langsung dibuang ke TPA.

"Di TPA ada tempatnya, sudah disiapkan untuk menaruh itu. DLH Surabaya terus melakukan sosialisasi kepada pengurus RT/RW untuk memberikan pemahaman bagi para penarik gerobak sampah," pungkasnya. 

Baca Juga: Catat, Rek! Pemkot Surabaya Bebaskan Denda PBB, Warga Cukup Bayar Pajak Pokoknya

EDITOR: Bayu Putra