← Beranda
Kasus Suami Ternyata Perempuan Berujung Saling Lapor, Rey Laporkan Intan ke Polres Batu  
Novia HerawatiSabtu, 11 April 2026 | 03.44 WIB
Reynaldi alias Rey yang sebelumnya dilaporkan Intan atas dugaan pemalsuan identitasnya sebagai perempuan, kini membuat laporan balik. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com-Kasus dugaan pemalsuan identitas gender yang menyeret pasangan suami istri baru di Malang berujung saling lapor. Intan Anggraeni melaporkan Erfastino Reynaldi alias Rey usai mengetahui suaminya ternyata perempuan.

Tak tinggal diam, Rey kini melaporkan balik Intan ke Polres Batu pada Rabu malam (8/4). Ia menuding sang istri melakukan pencemaran nama baik dan pemerasan terkait pengungkapan identitas pribadinya tersebut.

"Laporan pencemaran nama baik dan termasuk pemerasan juga. Ada beberapa pasal nantilah nanti biar lawyer aku aja yang menjelaskan gitu lho," ucap Rey, dikutip dari Jawa Pos Radar Malang, Jumat (10/4).

Ia mengaku kecewa atas narasi yang beredar di media sosial. Rey merasa dirugikan atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Padahal sejak awal perkenalan, Intan sudah mengetahui bahwa dia adalah perempuan.

"Dari awal sudah tahu. Bahkan saat di tempat karaoke, mamanya sudah menyampaikan kalau identitas saya perempuan. Tidak hanya dia (Intan), tetapi keluarganya juga sudah tahu," imbuhnya.

Rey juga membantah sejumlah tudingan yang beredar di masyarakat, seperti membelikan mobil Lamborghini, rumah mewah, dan klaim bahwa dirinya hanya ingin ditemani Intan saat karaoke.

Rey menjelaskan, mereka pertama kali bertemu di sebuah tempat karaoke di Kota Batu pada awal Februari 2026. Dalam waktu sekitar sepekan, mereka sudah saling mengetahui identitas masing-masing, termasuk keluarga dari kedua belah pihak.

Seiring waktu, hubungan keduanya semakin dekat. Rey mengaku sempat membantu Intan, termasuk membawa ke fasilitas kesehatan saat sakit dan membantu persoalan keuangan. Ia menyebut, selama menjalin hubungan, dirinya kerap membantu melunasi utang Intan yang disebut berasal dari berbagai kebutuhan, termasuk keluarga.

"Saya tidak pernah menjanjikan hal-hal seperti itu, termasuk pernikahan mewah atau mobil. Saya bahkan bantu (finansial dan bayar) karena kasihan, dia cerita jadi tulang punggung keluarga," ucap perempuan 36 tahun tersebut.

Terkait latar belakang pekerjaan, Rey menegaskan dirinya bekerja di sebuah agensi yang bermitra dengan aplikasi Bigo Live. Dia bukan konsultan proyek sebagaimana informasi yang sempat beredar sebelumnya.

Atas persoalan tersebut, Rey memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan Intan ke Polres Batu. Ia juga mempertimbangkan laporan tambahan terkait dugaan kekerasan. Kasusnya masih diproses polisi.

Terpisah, JawaPos.com kemudian menghubungi Kasi Humas Polres Batu, Iptu M Huda Rohman, untuk mengonfirmasi laporan balik Reynaldi kepada Intan Anggraeni atas dugaan pencemaran nama baik. "Nihil ya, masih belum (menerima laporan dari Reynaldi). Coba besok kita konfirmasi," tutur Iptu Huda kepada JawaPos.com, Jumat malam (10/4).

 

Kronologi

Warganet dihebohkan dengan kisah asmara Intan Anggraeni, 28 tahun, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia melaporkan suaminya ke polisi setelah mengetahui identitas aslinya ternyata perempuan.

Pertemuan keduanya bermula Februari 2026 di sebuah tempat karaoke di Kota Batu. Intan bekerja sebagai pemandu lagu dan Rey menjadi pelanggan tetap. Hubungan berlanjut hingga 14 Februari 2026 dan menikah pada 3 April 2026.

"Dia mengaku dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan proyek. Setelah itu, kami mulai dekat dan berpacaran sejak 14 Februari. Dia ngakunya cowok dan sikapnya juga layaknya cowok tulen," tutur Intan.

Selama masa pendekatan, Intan mengaku sama sekali tidak menaruh curiga. Pasalnya, sosok Erfastino sangat meyakinkan mulai dari gaya bicara hingga penampilan maskulinnya.

Fakta mengejutkan muncul pada malam pertama. Identitas asli Rey sebagai perempuan terbongkar dan janji operasi kaki serta mobil Lamborghini ternyata hanya khayalan. Intan mengusir Rey pada 5 April 2026.

Baca Juga: Viral Kasus Suami Ternyata Perempuan di Malang: Rey Bantah Iming-iming Hidup Mewah 

Atas peristiwa itu, Intan melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan identitas. Laporan tercatat dalam nomor aduan PM/611/IV/Reskrim/2026/SPKT Polresta Malang Kota Polda Jatim. (*)

 

 

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan