← Beranda
Sikat Emas 50 Gram dengan Modus Pura-pura Menjatuhkan Barang, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 85 Juta
Sholeh Hilmi QosimKamis, 27 Maret 2025 | 08.43 WIB
Ilustrasi: maling. (armstrongbailbonds.net)

JawaPos.com - Pencurian emas murni seberat 50 gram berlangsung di toko emas di salah satu pusat perbelanjaan di Wonokromo pada 16 Maret lalu pukul 18.30. Modus yang digunakan pelaku menukar emas asli dengan emas palsu. Dengan estimasi kerugian diperkirakan mencapai Rp 85 juta.

Karyawan toko emas DF menuturkan bahwa kejadian bermula pada saat seorang pria bermasker datang ke arah toko. Pelaku dengan modus hendak membeli meminta penjaga toko untuk memperlihatkan produk emas dengan berat 10 gram dan 50 gram. Selepas emas dikeluarkan dari etalase toko, pelaku kemudian menelpon untuk meyakinkan seolah-olah akan membeli emas yang ditawarkan.

Pelaku kemudian menanyakan harga emas serta tahun produksi untuk mengelabui penjaga toko. Selanjutnya emas seberat 50 gram tersebut ditimang-timang oleh pelaku dengan maksud memeriksa barang. “Pas barang di tangan, si pelaku kemudian menjatuhkan emas asli itu,” ungkapnya.

Pada saat terjatuh dengan lihai pelaku menukarkan emas asli tersebut dengan emas tiruan yang telah disiapkan sebelumnya. “Emas yang asli kemudian ditaruh sama si pelaku di dalam kaus kaki,” imbuhnya. Merasa aksinya aman dari pengamatan, pelaku lantas beranjak pergi dan urung membeli emas yang sudah diperlihatkan.

Aksi pencurian tersebut baru diketahui karyawan toko saat pergantian shift kerja. Sebab, pada saat pemeriksaan di waktu pergantian penjagaan tersebut didapati emas seberat 50 gram tersebut ternyata palsu. “Untuk kerugiannya kurang lebih Rp 85 juta,” sambung DF.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Wonokromo pada Rabu (19/3) pekan lalu. Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy Renanta Koswara menerangkan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan kepolisian. “Kami sudah mendatangi lokasi kejadian dan sudah melakukan olah TKP,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan penelusuran terhadap rekaman CCTV. Dari rekaman didapati pelaku mengenakan masker untuk mengaburkan identitas. “Dalam perkara ini kami akan cek CCTV yang lainnya di sekitaran lokasi kejadian,” imbuhnya. 

EDITOR: Edy Pramana