← Beranda
Konsep Smart City Jadi Komitmen Pemkot Surabaya Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik
Ashadi CakhyadiJumat, 8 Desember 2023 | 04.31 WIB
Eri Cahyadi, Walikota Surabaya, meraih penghargaan Smart Government dan Smart Environment dari Kominfo.

 

 

 

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengemukakan bahwa konsep smart city atau kota pintar yang diterapkan di Kota Surabaya, Jawa Timur, melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan demikian, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberikan peningkatan pelayanan yang ada di Kota Pahlawan," kata Wali Kota Eri dikutip dari Antara, Kamis (7/12).

Hal itu disampaikan oleh Eri setelah menerima penghargaan Smart Government dan Smart Environment dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

Pemerintah Kota Surabaya menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Forum Smart City Nasional, Pameran dan Awarding Gerakan Menjadi Smart City 2023 di Tangerang, Kamis (7/12).

Eri menyatakan bahwa model pemerintahan yang digagas bersama masyarakat juga terus ditingkatkan mulai di tingkat RT.

Sehingga, menurut Eri,  warga bisa mengetahui ada atau tidaknya jumlah stunting, kemiskinan, anak putus sekolah, maupun jumlah anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Selain itu, balai RW di setiap wilayah juga sudah diatur untuk melaksanakan program Sinau dan Ngaji Bareng yang dapat diakses oleh seluruh anak di wilayah tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Banjir Pujian Tentang Marwah Birokrasi

"Kami menggunakan model pemerintahan yang bisa diketahui sampai detail ke bawah sehingga sumbangsih masyarakat ikut memberikan andil,” kata Cak Eri.

“Bahkan di semua kantor OPD (organisasi perangkat daerah), kecamatan, dan kelurahan tersedia monitor transparansi capaian dan target kinerja pelayanan, maupun pendapatan Pemkot Surabaya," tambahnya.

Apabila pelayanan publik dilaksanakan dengan sistem smart city, maka Pemkot Surabaya dapat menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM) untuk mengurangi gini ratio, menurunkan kemiskinan, setelah itu ada stunting.

"Ada transparansi yang kami lakukan sehingga masyarakat percaya. Ketika masyarakat percaya, maka akan menjadi bagian membangun Surabaya secara smart," jelasnya.

Sampai pada tingkat lingkungan pun, ketika membahas mengenai sampah, hal itu sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya sampai di tingkat perkampungan melalui pengolahan bank sampah.

Bahkan, sampah yang dikelola oleh Kota Surabaya telah tercatat menghasilkan listrik sebesar 11 megawatt mulai sejak tahun 2020.

"Sehingga kami bisa mengatakan bahwa pengelolaan harus dilakukan secara cerdas, cepat, tapi harus ada keterbukaan dengan masyarakat sehingga akan ada manfaatnya bagi masyarakat," pungkas Wali Kota Eri.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti