JawaPos.com–Pelantikan Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji dilaksanakan pada Jumat (26/2) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam acara pelantikan itu, protokol kesehatan (prokes) sangat ketat bakal diterapkan.
Terdapat beberapa aturan baru. Salah satunya adalah hanya boleh ada 1 orang pendamping yang menemani kepala daerah terpilih. Atas hal itu, Juru bicara Tim Pemenangan Eri-Armudji, Aprizaldi memohon maaf kepada seluruh relawan, simpatisan, dan kader PDI Perjuangan. Dia meminta agar mereka tidak hadir di balai kota.
”Kami atas nama Eri-Armuji, memohon maaf kepada seluruh relawan, simpatisan, dan kader PDI Perjuangan,” ujar Aprizaldi.
Aprizaldi menjelaskan, tamu undangan yang bisa mask ke gedung negara Grahadi sudah diasesmen sebelumnya. ”Tamu undangan yang hadir sebelumnya sudah dilakukan assessment. Jadi hanya tamu undangan tertentu yang bisa ke balai kota. Bagi yang tidak memiliki undangan, tidak diperbolehkan masuk,” papar Aprizaldi.
Rencananya, Eri-Armuji bakal dilantik di gedung negara Grahadi, Surabaya, oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada sesi III sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam pelantikan itu, hanya boleh dihadiri pasangan calon dan istri serta satu orang pendamping.
Sementara itu, Forpimda Surabaya dan Pemkot Surabaya termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini yang turut diundang Pemkot Surabaya akan menyaksikan pelantikan via video conference atau zoom, di lobby lantai 2 balai kota Surabaya.
Usai prosesi pelantikan, Eri-Armuji bakal langsung menuju balai kota, bertemu dengan tamu undangan, Forpimda, dan jajaran pemkot.
Aprizaldi mengungkapkan, biasanya, acara pelantikan menjadi ajang berkumpulnya masyarakat, simpatisan, dan relawan kader PDI Perjuangan.
”Namun di tengah pandemi Covid-19 yang juga masih terjadi, pesta kemenangan rakyat ini harus diurungkan,” ujar Aprizaldi.
Acara pelantikan tersebut masih bisa diikuti seluruh elemen masyarakat melalui akun media sosial yang telah disediakan Pemkot Surabaya.
”Pemkot Surabaya telah menyediakan live streaming di Youtube, instagram Bangga Surabaya, dan Sapawarga Surabaya, serta stasiun televisi lokal. Sekali lagi, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ini dilakukan demi keselamatan dan kesehatan kita semua,” ucap Aprizaldi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=7bR6V04KaNo