JawaPos.com - Ida Laila, penyanyi dangdut legendaris, meninggal dunia pada usia 76 tahun, Kamis (12/9). Jenazah Ida dikebumikan bersebelahan dengan makam anaknya yang keempat di Makam Umum Rangkah, Surabaya.
Isak tangis menyambut jenazah pelantun lagu Sepiring Berdua itu saat tiba di rumah duka Jalan Kanser, Ploso Mendiang dirawat intensif di RSUD dr Soedono, Madiun, sebelum mengembuskan napas terakhir pada pukul 02.00.
Agung Moerijanto, 55, anak pertama Ida Laila, mengatakan bahwa almarhumah ibunya sudah lama menderita beberapa jenis penyakit. Di antaranya, diabetes, kolesterol, asam urat, dan darah tinggi. Penyakit itu dideritanya sejak enam tahun lalu. ”Hampir setahun ibu terbaring di tempat tidur. Ibu dirawat adik saya yang ketiga,” ujarnya. Agung mengatakan bahwa ibunya sosok yang begitu tabah dan selalu berjuang melawan penyakitnya. Namun, takdir berkata lain. Tuhan memilihkan yang terbaik untuk sang legenda. Jenazah Ida dibawa dari Madiun ke Surabaya sekitar pukul 03.00.
Bayang-bayang kenangan bersama sang ibu masih membekas di hati dan pikiran Agung. Agung ingat benar, ibunya selalu bangun pagi-pagi buta saat akan menjalani rekaman suara.
Kata Agung sekitar 1958, Ida yang beranjak remaja menyukai musik yang dibawakan pengamen. Setiap pengamen itu menyanyi, Ida pun turut bernyanyi. Nama Ida semakin terkenal saat membawakan lagu Keagungan Tuhan pada 1964. Karir Ida Laila pun memuncak.