JawaPos.com - Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa dipastikan gagal finis di posisi tiga besar klasemen akhir Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026.
Sebab, dia hanya menempati posisi 10 balapan (race) pertama seri pamungkas di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu (18/10).
Dikutip dari laman FIM MotoJunior seperti dilansir dari Antara, pencapaian tersebut menurunkan Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing) ke urutan keenam klasemen sementara, dari sebelumnya peringkat empat dengan koleksi 119 poin.
Baca Juga: Duka di ITB Ultra Marathon 2026, Dody Muhammad Pasha Meninggal Dunia
Total poin tersebut tidak akan melampaui 148 poin milik peringkat tiga Giulio Pugliese (CFMoto Aspar Junior Team), meski Ramadhipa memenangi balapan penutup musim 2026 yakni race kedua di Sirkuit Misano pada Minggu (19/10) mulai pukul 19.00 WIB.
Dengan begitu, Kiandra Ramadhipa yang baru berusia 16 tahun juga urung mendapatkan tiket ke Moto3 2027.
Andai peringkat tiga besar besar Moto3 Junior 2026 digenggam, pembalap asal Sleman, DI Yogyakarta, itu mengunci lampu hijau untuk berpartisipasi di Moto3 2027 walau usianya belum menginjak 18 tahun atau batas umur minimal pembalap Moto3.
Baca Juga: HGI Pamer Kartu Koleksi Luís Figo di Jakarta Game On 2026
Artinya, kini Kiandra Ramadhipa baru berhak memperkuat tim Moto3 setidak-tidaknya pada musim 2028 lantaran dia akan berusia 18 tahun pada 4 Desember 2027.
Sebenarnya, tiga besar Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 bukan satu-satunya jalan ke Moto3 2027 saat usia belum genap 18 tahun.
Satu jalur lagi adalah dari tiga besar Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, tetapi di kejuaraan itu Kiandra Ramadhipa duduk di peringkat kesembilan klasemen akhir.
Pada race pertama di Sirkuit Misano, Kiandra Ramadhipa sejatinya menjalani balapan yang apik.
Mengawali start dari posisi terdepan atau pole position, dia terus menjaga posisinya di perebutan juara.
Akan tetapi, menjelang perlombaan selesai, otoritas balapan memberikan sanksi long lap penalty (LLP) kepada Kiandra Ramadhipa.
Baca Juga: Komunitas S2LGC Gelar Turnamen Internal Memperebutkan Piala Bergilir
Berdasar dokumen race, sebelum diberikan hukuman LLP, Kiandra Ramadhipa dianggap tujuh kali melakukan pelanggaran batas lintasan (exceeded track limits) di tikungan kedua (T2).
Namun, sampai balapan selesai, Kiandra Ramadhipa tidak melaksanakan kewajiban LLP-nya.
Oleh karena itu, otoritas balapan menambahkan enam detik ke waktu total balapan sehingga dia berada di posisi ke-10 walau sejatinya menuntaskan race tersebut di peringkat ketiga.
Baca Juga: Fajar/Fikri Melaju ke Final Denmark Open 2026, Tantang Pasangan Malaysia
Bukan cuma Kiandra Ramadhipa, empat pembalap lainnya yaitu Giulio Pugliese (CFMoto Aspar Junior), Filip Surowiak (British Talent), Matteo Gabarrini (MTA Junior) dan Kiattisak Singhapong (Honda Asia-Dream Racing Junior) juga mendapatkan LLP.
Bedanya, mereka melaksanakan LLP tersebut di lintasan.
Adapun pemenang race pertama di Sirkuit Misano adalah Fernando Bujosa (AC Racing), disusul dua pembalap CFMoto Aspar Junior Team Yaroslav Karpushin dan Carlos Cano masing-masing di posisi kedua dan ketiga.
Baca Juga: KONI Apresiasi Kepemimpinan Herindra, Kepengurusan Baru PB ESI Perkuat Prestasi Nasional