← Beranda
Mercedes Temukan Masalah pada Mobil F1 Setelah Sesi Practice Grand Prix Singapura
Risma Azzah Fatin• Sabtu, 10 Oktober 2026 | 03.03 WIB
Kimi Antonelli (Crash)

JawaPos.com – Mercedes mengungkapkan temuan awal dari eksperimen membandingkan dua spesifikasi mobil Formula 1 (F1) dalam sesi latihan Grand Prix Singapura untuk mengevaluasi efektivitas pembaruan aerodinamika yang diperkenalkan sebelumnya.

Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (9/10), George Russell menggunakan mobil dengan spesifikasi lama dan berhasil memimpin catatan waktu, sedangkan rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, menempati posisi ketujuh dengan mobil W17 versi terbaru, terpaut 1,3 detik.

Meski hasil tersebut belum dapat dijadikan perbandingan langsung karena keduanya menggunakan jenis ban berbeda dan Antonelli sempat melewati jalur penyelamatan, Mercedes memperoleh data awal untuk menentukan arah pengembangan mobil mereka.

Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, menjelaskan bahwa eksperimen tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah pembaruan mobil yang diperkenalkan sebelumnya benar-benar meningkatkan performa atau justru terpengaruh oleh kondisi lintasan.

Berdasarkan pengamatan awal, mobil dengan spesifikasi terbaru cenderung lebih sulit dikendalikan, sementara versi lama menawarkan kestabilan dan daya cengkeram yang lebih baik.

Namun, Wolff menegaskan bahwa temuan tersebut baru berasal dari satu sesi latihan sehingga tim masih membutuhkan analisis lebih mendalam untuk memastikan potensi performa kedua spesifikasi mobil.

Mercedes kini berupaya mengidentifikasi komponen dan pengaturan terbaik dari kedua versi mobil agar dapat menemukan kombinasi yang menghasilkan waktu putaran optimal.

Wolff mengakui bahwa pengujian dengan dua spesifikasi berbeda memiliki tantangan tersendiri, tetapi langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pengembangan berjalan ke arah yang tepat.

Hasil evaluasi ini juga menjadi penting bagi Mercedes karena tim mulai mengalihkan perhatian pada pengembangan mobil untuk musim 2027, setelah menghabiskan beberapa bulan mengembangkan paket aerodinamika terbaru.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho