JawaPos.com – Max Verstappen akhirnya meraih kemenangan pertama musim ini. Pembalap Red Bull itu menjadi terdepan dalam Grand Prix Bahrain di Sepang, Malaysia, yang berlangsung penuh drama sejak sebelum balapan dimulai.
Hujan deras empat jam membuat start tertunda 40 menit. Situasi semakin rumit ketika sejumlah mobil mengalami masalah software saat formation lap.
Mobil Verstappen pun sempat kehilangan power. Start dibatalkan setelah beberapa mobil berhenti di lintasan.
Ketika balapan dimulai, Verstappen tidak langsung mendapatkan keuntungan dari pole position.
Justru, duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell, melesat ke depan. Verstappen bahkan sempat harus mempertahankan posisi ketiga dari pembalap Racing Bulls, Liam Lawson.
Namun, pilihan ban intermediate membantu Verstappen bersaing di depan. Dia kemudian merebut pimpinan dari Antonelli saat restart akibat insiden Bottas.
Posisinya sempat terancam ketika safety car kembali keluar di akhir balapan. Namun, Verstappen mampu mempertahankan posisi terdepan selama empat lap tersisa hingga finis.
“Balapan sangat padat dan menegangkan dengan begitu banyak hal tak terduga,” kata Verstappen saat menjawab pertanyaan di parc ferme.
“Namun, setelah itu, kami mengambil keputusan tepat dengan ban intermediate. Dari titik itu, kami bisa melaju dengan ritme balapan kami sendiri.”
Baca Juga: MotoGP: Marc Marquez Pangkas Jarak Jadi Dua Poin, Jorge Martin Tertekan Jelang GP Indonesia
Hasil Verstappen itu sekaligus menjadi kemenangan pertama Red Bull sejak menggunakan power unit racikan sendiri musim ini.
“Menang pada balapan pertama di tahun pertama kami dengan power unit sendiri cukup mengesankan,” ujar Verstappen.
Sementara itu, Lewis Hamilton sempat tertinggal sekitar satu menit setelah salah memilih ban di awal. Tetapi, pembalap Ferrari itu bangkit hingga finis ketiga. Dia naik podium setelah Russell mengalami masalah power unit di akhir balapan.
“Balapan yang sangat berat. Kami sempat salah memilih ban di awal. Saya sempat berpikir balapan sudah berakhir bagi kami,” kata Hamilton.