JawaPos.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menceritakan kunci kemenangan pada babak perempat final atas Chou Tien-Chen adalah pada kemampuan menguasai emosi saat berlaga di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Minggu (27/9).
Kemenangan dua gim langsung yang dikemas Alwi tak luput dari sikap Chou yang berulang kali memperlambat permainan, sehingga mengganggu fokus Alwi dalam bertanding.
"Lumayan tricky tadi. Kita tahu ya beberapa kali dia juga banyak sekali ini-itu. Tapi saya tetap bisa menguasai, tetap bisa mengontrol jalannya pertandingan, tetap bisa mengontrol emosi saya. Cukup bersyukur dan cukup puas," ungkap Alwi dilansir dari Antara setelah pertandingan.
Baca Juga: PRIMAROX 2026 Satukan Sipil dan TNI/Polri lewat Kompetisi Hybrid Fitness
Kemenangan Alwi dengan skor 21-10, 21-11 itu membawa langkah tunggal putra peringkat 10 dunia itu ke babak semifinal dengan menghadapi wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn.
Alwi tetap mempertahankan semangat dan komitmen untuk terus berjuang maksimal.
Kendati dipastikan meraih medali perunggu dengan lolos ke semifinal, namun dia memproyeksikan bisa mendulang medali emas.
Baca Juga: Open Tournament ORADO Piala Panglima TNI 2026 Resmi Dibuka, 512 Tim Berlaga
Apabila itu terwujud maka Alwi sukses mengawinkan gelar juara bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026, setelah sebelumnya memenangkan nomor beregu putra dengan mengalahkan tim China.
"Tapi belum cukup, masih ada perjuangan yang harus saya teruskan. Apa pun caranya harus bisa, apa pun kondisinya harus mau. Now or Never!" Alwi menuturkan.
Sebelumnya, tunggal putra Indonesia lainnya yakni Jonatan Christie terpaksa hengkang dari peta persaingan setelah dikalahkan Loh Kean Yew asal Singapura.
Pebulu tangkis peringkat satu itu kalah di perempat final dengan dua gim langsung 14-21, 19-21.