← Beranda
Bukan Soal Uang, Ini Alasan LeBron James Pilih Philadelphia 76ers untuk Musim NBA 2026/27
Andre Rizal Hanafi• Minggu, 27 September 2026 | 14.58 WIB
Lebron James dan Savannah. (Istimewa)

JawaPos.com - LeBron James akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan Los Angeles Lakers dan bergabung dengan Philadelphia 76ers.

Dalam pengakuannya, Tyrese Maxey ternyata memiliki peran besar dalam proses kepindahan tersebut.

LeBron resmi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Philadelphia 76ers. Kepindahan ini sekaligus membuat sang bintang memasuki musim ke-25 dalam kariernya di NBA.

Keputusan tersebut menjadi salah satu perpindahan pemain paling menarik menjelang NBA 2026/27. Terlebih, Philadelphia juga berhasil mendatangkan Jaylen Brown sehingga mereka kini memiliki komposisi pemain yang cukup menjanjikan.

Meski begitu, LeBron menegaskan bahwa faktor finansial bukan alasan utama di balik keputusannya. Ia memilih Philadelphia karena masih memiliki ambisi untuk mengejar gelar juara NBA kelima dalam kariernya.

Kontrak LeBron bersama 76ers dilaporkan bernilai kurang dari 8 juta dolar AS untuk dua tahun. Jumlah tersebut jauh dari gambaran kontrak besar yang biasanya diterima pemain dengan status seperti LeBron.

Dalam episode terbaru podcast Mind the Game, LeBron kemudian menceritakan sosok yang turut meyakinkannya untuk memilih Philadelphia. Nama tersebut adalah Tyrese Maxey.

Maxey menjadi salah satu orang pertama yang menghubungi LeBron setelah sang pemain memberi tahu Lakers bahwa dirinya tidak akan kembali ke Los Angeles.

Ajakan Maxey disampaikan dengan cara yang cukup sederhana tetapi penuh antusiasme.

"Yo, kita mau melakukan apa? Apa kabar, OG? Ayo datang ke sini. Kami bisa menggunakanmu di sini," kata Maxey kepada LeBron.

LeBron mengakui bahwa kepribadian Maxey membuatnya sulit mengabaikan ajakan tersebut. Bahkan, pengaruh Maxey disebut lebih besar dalam proses perekrutan dibandingkan kedatangan Jaylen Brown ke Philadelphia.

Bagi LeBron, hubungan dengan Maxey juga tidak sebatas rekan satu tim. Ia menilai pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki karakter yang konsisten dan mampu membawa energi positif setiap hari.

"Hubungan saya dengan Tyrese Maxey lebih dari sekadar di lapangan," ujar LeBron.

Kehadiran LeBron membuat Philadelphia memiliki tambahan pengalaman besar untuk menghadapi persaingan Wilayah Timur. Pemain berusia 41 tahun itu sudah memenangkan empat gelar NBA sepanjang kariernya.

LeBron meraih dua gelar bersama Miami Heat, satu bersama Cleveland Cavaliers, dan satu lagi ketika membela Lakers pada 2020.

Kini, tantangan baru menantinya bersama Philadelphia. 76ers memang cukup konsisten berada di papan atas Wilayah Timur dalam beberapa musim terakhir, tetapi mereka belum mampu melewati semifinal konferensi.

Philadelphia terakhir kali mencapai Final Wilayah Timur pada 2001. Pada musim tersebut, 76ers bahkan berhasil tampil di NBA Finals sebelum dikalahkan Lakers.

Dengan pengalaman LeBron, kehadiran Maxey, serta bergabungnya Jaylen Brown, Philadelphia berharap dapat melangkah lebih jauh pada musim baru.

Bagi LeBron sendiri, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengejar cincin juara kelima sekaligus menambah catatan penting dalam kariernya yang panjang di NBA.

EDITOR: Banu Adikara