← Beranda
Garmin Run Indonesia 2026 Satukan 8.000 Pelari, Rayakan Semangat From Zero to Hero
Latu Ratri Mubyarsah• Senin, 21 September 2026 | 14.02 WIB
Sekitar 8.000 pelari dari berbagai kalangan mengikuti Garmin Run Marathon Series. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Garmin Indonesia kembali menghadirkan Garmin Run sebagai ruang bagi masyarakat untuk menikmati olahraga sekaligus merayakan setiap perjalanan dalam berlari.

Tahun ini, lomba diikuti sekitar 8.000 pelari dari berbagai kalangan.

Mengusung tema besar From Zero to Hero, ajang yang kini resmi naik tingkat menjadi bagian dari panggung global Garmin Run Marathon Series di sepanjang rute 5K, 10K, maupun Half-Marathon.

Baca Juga: Madura United Kumpulkan 9 Poin dari 3 Laga, Achsanul Qosasi Minta Performa Terus Stabil

”Garmin Run kami hadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi komunitas lari di Indonesia. Filosofi running science, kami ingin setiap pelari dari beragam latar belakang dan levelnya bisa berolahraga dengan rasa aman,” ujar Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia.

Garmin Run 2026 juga diperluas melalui kolaborasi dengan Bank Saqu sebagai Official Banking Partner.

”Kami melihat olahraga bukan hanya tentang race, tetapi tentang kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Karena itu, bersama Garmin Indonesia, Bank Saqu ingin mendukung perjalanan tersebut dengan memberikan kemudahan," ujar ujar Leka Madiadipoera, Plt. Presiden Direktur Bank Saqu.

Baca Juga: Menpora Erick Thohir Tegaskan Komitmen Presiden dan Target Emas Indonesia di Asian Games 2026

"Harapannya, manfaat kolaborasi ini dapat terus dirasakan dalam keseharian, bahkan setelah Garmin Run 2026 selesai,” ujar Leka Madiadipoera.

Semangat sustainability menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Garmin Run 2026. Untuk memperkuat upaya tersebut, Garmin menggandeng Matters Project sebagai Official Sustainability Partner menghadirkan berbagai edukasi dan aktivitas yang mendorong peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

”Perubahan terhadap lingkungan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten, dampaknya dapat menjadi lebih berarti dan diterapkan dalam keseharian,” ujar Rony Rahardian, Co-Founder Matters Project.

Berdasar data selama rangkaian pre-event, terkumpul total timbunan sampah yang mencapai 268,49 kg. Sebanyak 133,97 kg telah dipilah sebagai sampah anorganik yang dapat didaur ulang.

Garmin Run 2026 juga kembali membawa semangat inklusivitas dengan membuka ruang bagi peserta dari berbagai latar belakang dan kemampuan.

Pelari dengan keterbatasan fisik serta keluarga yang mengikuti kegiatan dengan stroller menjadi bagian dari penyelenggaraan tahun ini, memperkuat pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan.

Baca Juga: Dikalahkan Rumania di Grup II Dunia Piala Davis 2026., Indonesia Petik Pelajaran Berharga

Semangat tersebut turut direpresentasikan Anggi Wahyuda, #TeamGarmin sekaligus icon inclusivity Garmin Run Marathon Series - Indonesia.

Bagi Anggi, yang sebelumnya sukses menaklukkan berbagai gunung tinggi di dunia, ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa pengalaman berlari tidak memiliki satu bentuk atau satu titik awal yang sama.

”Setiap pelari punya titik awalnya sendiri. Ada yang mulai dari 5K, kemudian berkembang ke 10K, sampai akhirnya berani mencoba Half Marathon seperti saya hari ini,” ujar Anggi Wahyuda, #TeamGarmin dan Icon Inclusivity Garmin Run Indonesia 2026.

Baca Juga: Tampil Impresif dalam Lion City Cup, William Pertajam Short Game untuk Ajang AAC Bulan Depan

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah