JawaPos.com - Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan memperluas kompetisi basket pelajar ke lima kota sekaligus membangun jalur pembinaan bagi talenta muda hingga mendapat pengalaman di level internasional.
Founder NSL Sudiantowi Limanauw mengatakan, kompetisi Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027 yang bermula di Surabaya pada 2023 tersebut kini melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, dan 8.000 peserta.
Musim 2026-2027 digelar di Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tangerang, dan Jakarta. Khusus East Java Zone, kompetisi berlangsung pada 3–25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall Lantai 4, Surabaya.
Baca Juga: Asian Games 2026: Timnas Basket Putri Indonesia Tekuk Thailand, Balas Kekalahan di SEA Games 2025!
“Dari lima kota penyelenggaraan, NSL 2026 melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, dan lebih dari 8.000 peserta,” kata Sudiantowi.
Menurutnya, NSL tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain pelajar untuk mengembangkan kemampuan, karakter, disiplin, kerja sama tim, dan mental bertanding.
“Kami ingin NSL menjadi tempat anak-anak bukan hanya bermain basket, tetapi juga menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh. Kompetisi adalah awalnya. Setelah itu, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk terus berkembang,” kata Sudiantowi.
Baca Juga: Timnas Basket Putri Indonesia Hajar Thailand, Modal Penting ke 8 Besar Asian Games 2026
Jalur pembinaan tersebut berlanjut melalui Nextgen Camp yang ditujukan bagi pemain dan pelatih terbaik dari setiap seri. Program ini memadukan latihan basket dengan pengembangan leadership, teamwork, mental toughness, pendidikan, dan karakter.
“Kami ingin mengubah cara melihat hadiah kompetisi. Trofi adalah bentuk apresiasi atas pencapaian hari ini, sementara Nextgen Camp adalah investasi untuk perkembangan mereka setelah pertandingan selesai. Kami ingin para pemain terbaik mendapatkan pengalaman yang membuat mereka siap menuju next level,” kata Sudiantowi.
Dari proses kompetisi dan evaluasi tersebut, talenta terbaik berpeluang masuk NSL All Star. Pemain terpilih kemudian mendapat kesempatan memperoleh pengalaman latihan tanding di luar negeri untuk mengenal level permainan dan budaya basket di negara lain.
Dengan skema tersebut, NSL membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari sekolah, kompetisi, Nextgen Camp, NSL All Star hingga pengalaman internasional.
Musim keempat NSL juga melibatkan dukungan sejumlah mitra. Salah satunya Livin’ Next-G dari Bank Mandiri yang menjadi bagian dari penyelenggaraan tahun ini.
Vice President Bank Mandiri Ronaldo Rotua mengatakan pengalaman berkompetisi dapat menjadi ruang bagi anak dan remaja untuk belajar mengambil keputusan, bekerja sama, menghadapi tantangan, dan bertanggung jawab terhadap perannya dalam tim.
Baca Juga: Dari Bola Basket Sampai Balap Burung, Panglima TNI Gelar 72 Lomba Open Turnamen Jelang HUT ke-81
“Nextgen Student League memberikan ruang yang sangat relevan bagi anak-anak dan remaja untuk belajar melalui pengalaman nyata. Di lapangan, mereka belajar mengambil keputusan, bekerjasama, menghadapi tantangan, sekaligus bertanggungjawab terhadap perannya sebagai bagian dari tim,” ungkap Ronaldo.
Musim 2026-2027 menjadi kelanjutan perjalanan NSL dari kompetisi lokal di Surabaya menuju jaringan liga pelajar yang lebih luas. Bagi penyelenggara, ukuran keberhasilan tidak hanya terletak pada jumlah tim dan pertandingan, tetapi juga pada kemampuan kompetisi membuka kesempatan bagi pemain muda untuk terus berkembang setelah musim berakhir.