JawaPos.com - Petinju profesional asal Kalimantan Barat Daud Yordan kembali naik ring di tanah kelahirannya melalui ajang "Back to Champion 2026" yang dijadwalkan berlangsung di GOR Terpadu Pangsuma, Pontianak, 10 Oktober 2026.
"Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan Daud untuk mengejar target pertarungan yang lebih besar pada 2027, termasuk peluang menghadapi legenda tinju dunia Manny Pacquiao," ujar CEO Daud Yordan Promotions (DYP) Alex Kristian di Pontianak, Kamis.
Dia mengatakan, pertandingan di Pontianak menjadi momentum bagi Daud untuk kembali bertanding di hadapan masyarakat Kalimantan Barat sekaligus membangun langkah menuju agenda yang lebih besar.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Tuan Rumah, Indonesia Siap Gelar Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23 2026
"Daud lahir dari daerah ini, tumbuh membawa nama Kalimantan Barat, dan sekarang kembali bertanding di hadapan masyarakatnya sendiri," kata Alex.
Ia mengatakan DYP tengah membuka peluang agar Daud dapat menghadapi Manny Pacquiao pada 2027. Namun, sebelum menuju target tersebut, Daud harus terlebih dahulu menunjukkan performa di atas ring melalui pertandingan yang dijalani.
Pertandingan "Back to Champion 2026" karena itu menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Baca Juga: Dari Raja Tinju ke Polemik Finansial, Floyd Mayweather Kini Hadapi Gugatan Fantastis
Selain menjadi ajang kembalinya Daud ke daerah asal, DYP menyatakan pertandingan tersebut diarahkan untuk turut membangun ekosistem tinju profesional di Indonesia dengan memberikan kesempatan tampil dan prospek karier bagi petinju profesional lainnya.
Pertandingan pada 10 Oktober mendatang sekaligus menjadi kesempatan bagi Daud untuk kembali menyapa pendukungnya di Kalimantan Barat setelah menjalani perjalanan panjang di dunia tinju profesional.
Daud Yordan mengatakan dirinya ingin menjadikan pertandingan di Pontianak sebagai momentum untuk membuktikan kemampuan sebelum mengejar pertandingan yang lebih besar.
"Back to Champion adalah tempat saya membuktikan diri terlebih dahulu. Saya ingin masyarakat Kalimantan Barat ikut menyaksikan perjalanan ini dari awal. Kalau saya ingin mengejar pertandingan yang lebih besar, saya harus membuktikannya dulu di atas ring," ujar Daud.
Ajang tersebut dikemas dengan konsep sportainment dan diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat Kalimantan Barat untuk menyaksikan langsung pertandingan petinju daerah yang telah membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Tiket "Back to Champion 2026" tersedia secara daring melalui platform YesPlis serta secara luring di sejumlah kedai kopi yang menjadi titik penjualan resmi di Kalimantan Barat.