← Beranda
Alexander Zverev Juara US Open 2026: Mungkin Saya Terbaik di Dunia Saat Ini!
Rizka Perdana Putra• Rabu, 16 September 2026 | 18.19 WIB
Alexander Zverev menjuarai US Open 2026 setelah mengalahkan Ben Shelton. Gelar ini menghapus memori buruk kekalahan di final 2020. (Flashscore)

JawaPos.com – Alexander Zverev merasa dirinya pantas disebut sebagai petenis terbaik dunia saat ini. Pernyataan itu disampaikan Zverev setelah menjuarai US Open 2026 dengan mengalahkan petenis tuan rumah, Ben Shelton, dengan skor 6-3, 7-6 (7-2), 5-7, 6-2, di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, kemarin (14/9).

”Saat ini, pada momen ini, mungkin iya,” kata Zverev seperti dikutip dari Ubitennis, saat ditanya apakah dia petenis terbaik di dunia saat ini.

Namun, Zverev tetap memberikan satu catatan penting. ”Jika semua pemain sehat, saya rasa Jannik (Sinner) masih di depan,” imbuh petenis 29 tahun asal Jerman tersebut.

Pernyataan Zverev cukup beralasan. Sinner sebagai petenis ranking pertama dunia saat ini harus absen dari US Open karena cedera lutut kanan. Sinner sekaligus petenis yang mengalahkan Zverev dalam grand slam sebelumnya, Wimbledon, pada 13 Juli lalu.

Zverev yang saat ini menempati ranking kedua dunia itu juga memenangi grand slam pertamanya di French Open pada Juni lalu ketika Sinner lebih dulu tereliminasi di babak kedua. Selain Sinner, rival papan atas Zverev lainnya, Carlos Alcaraz (Spanyol), juga baru pulih dari cedera saat tampil di US Open. Alcaraz saat ini turun ke ranking ketiga dunia dan pemenang grand slam awal tahun, Australian Open.

Terlepas dari itu, kesuksesan Zverev meraih gelar US Open tidak lepas dari usaha yang telah dilakukannya. Seperti dilaporkan The Athletic, petenis berpostur 198 sentimeter itu telah mengubah gaya bermainnya yang terlalu pasif menjadi lebih agresif.

Perubahan gaya bermain itu bermula setelah Zverev tersingkir di babak pertama Wimbledon 2025 oleh Arthur Rinderknech. Dia kemudian mengunjungi Rafa Nadal Academy di Mallorca pada Juli 2025. Di sana, dia mendapat masukan dari Rafa dan Toni Nadal agar tidak terus menunggu dan lebih berani mengambil inisiatif.

Seperti terlihat dalam final US Open, Zverev tidak sekadar mencoba mengimbangi kecepatan pukulan dari Shelton. Dia juga mengubah ketinggian dan kedalaman bola sehingga membuat Shelton tidak nyaman.

”Dia (Shelton) lebih nyaman menghadapi bola cepat dan datar di backhand. Jadi, bola yang lebih tinggi dan dalam bisa membuatnya kesulitan,” tutur Zverev.

Baca Juga: Philippe Coutinho Gabung Santos, Reuni dengan Neymar

Bagi Zverev, gelar US Open 2026 seperti mengakhiri mimpi buruk atas kegagalannya di final US Open 2020. Ketika itu, dia sempat unggul dua set awal atas Dominic Thiem. Namun, Zverev justru kehilangan tiga set berikutnya dan kalah dramatis dalam waktu 4 jam 1 menit.

Enam tahun kemudian, Zverev akhirnya mampu mengangkat trofi US Open. Dia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan selama bertahun-tahun.

”Saya tidak merasa punya bakat alami. Sebagian besar permainan saya berasal dari berjam-jam latihan di lapangan, di gym, dan di manapun,” beber peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut. (ka/dns)

Zverev Salip Sinner di Live Race To Turin

Zverev untuk sementara menggeser Jannik Sinner dari peringkat pertama ATP Live Race To Turin setelah menjuarai US Open 2026. Keduanya juga sudah memastikan tempat di ATP Finals 2026. 

ATP LIVE RACE TO TURIN

  1. Alexander Zverev (Jerman) – 8.650 poin*

  2. Jannik Sinner (Italia) – 7.950 poin*

  3. Ben Shelton (AS) – 4.430 poin

  4. Carlos Alcaraz (Spanyol) – 4.050 poin

  5. Flavio Cobolli (Italia) – 3.530 poin

  6. Frances Tiafoe (AS) – 3.330 poin

  7. Arthur Fils (Prancis) – 3.150 poin

  8. Daniil Medvedev (Rusia) – 2.780 poin

  9. Rafael Jodar (Spanyol) – 2.509 poin

  10. Taylor Fritz (AS) – 2.480 poin

Keterangan: *) Dipastikan lolos ATP Finals 2026 di Turin yang diselenggarakan pada 15–22 November mendatang.

EDITOR: Hendra