JawaPos.com – Alexander Zverev meraih gelar US Open setelah mengalahkan Ben Shelton dengan skor 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 pada partai final di Stadion Arthur Ashe.
Dilansir dari laman Flashscore pada Senin (14/9), Kemenangan tersebut menjadi gelar Grand Slam keduanya sekaligus menghapus kenangan pahit dari kekalahannya di final US Open 2020.
Saat itu, Zverev hanya berjarak dua poin dari kemenangan sebelum akhirnya takluk dari Dominic Thiem dalam pertandingan lima set.
Zverev tampil dominan sejak awal pertandingan dengan permainan servis dan pukulan dari kedua sisi lapangan yang menyulitkan Shelton.
Petenis Jerman itu memenangi dua set pertama sebelum Shelton bangkit pada set ketiga dengan memanfaatkan sejumlah kesalahan Zverev dan merebut servis lawannya.
Namun, Zverev kembali mengendalikan pertandingan pada set keempat dan memastikan kemenangan setelah Shelton gagal mengembalikan servis pada match point.
Gelar US Open tersebut mengakhiri penantian panjang Zverev setelah melewati sejumlah kekecewaan besar di turnamen Grand Slam, termasuk dua kekalahan di partai final.
Petenis berusia 29 tahun itu sebelumnya menjuarai French Open dan menjadi runner-up Wimbledon sebelum menutup musim dengan kesuksesan di New York.
Zverev kini menempati peringkat kedua dunia dan berpeluang mengejar posisi teratas setelah Jannik Sinner absen karena cedera lutut.