← Beranda
Alexandra Eala Terancam Sanksi WTA Karena Pilih Asian Games daripada China Open 2026
Risma Azzah FatinRabu, 16 September 2026 | 01.45 WIB
Alexandra Eala (Instagram @alex.eala)

 

 

JawaPos.com – Alex Eala berpotensi menghadapi sanksi dari WTA setelah memilih membela Filipina di Asian Games 2026 dan melewatkan China Open di Beijing.

Dilansir dari laman The Times of India pada Senin (14/9),  China Open merupakan turnamen WTA 1000 yang masuk dalam kategori wajib bagi pemain dengan peringkat tertentu, sehingga ketidakhadiran tanpa pengecualian dapat berdampak pada perolehan poin peringkat.

Berdasarkan aturan WTA 2026, Eala berpotensi mendapatkan nol poin untuk turnamen tersebut dan denda sebesar USD 10.000 atau sekitar Rp167 juta.

Keputusan Eala diambil setelah ia mencatat penampilan impresif di US Open 2026 dengan mencapai babak ketiga sebelum dikalahkan petenis Amerika Serikat, Iva Jovic.

Eala mengatakan kesempatan mewakili Filipina di Asian Games yang berlangsung empat tahun sekali terlalu penting untuk dilewatkan, setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu Asian Games dan medali emas SEA Games 2025.

Sementara itu, Eala juga telah memastikan Singapore Tennis Open sebagai turnamen berikutnya sebelum bergabung dengan tim Filipina untuk Asian Games di Jepang.

Asosiasi Tenis Filipina (PHILTA) telah menghubungi WTA secara resmi untuk meminta pengecualian agar Eala tidak dikenai sanksi karena membela negaranya.

Sekretaris Jenderal PHILTA John Tiangco mengatakan pihaknya mendukung keputusan Eala dan berupaya memastikan pilihannya memperkuat Filipina tidak berdampak buruk terhadap kariernya di WTA.

Eala kini berada di peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni posisi ke-18 dunia, setelah meraih gelar tunggal WTA pertamanya di Washington DC pada Agustus 2026, sehingga keputusan WTA terkait pengecualian tersebut dapat memengaruhi peringkat dan perjalanan kariernya.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti