← Beranda
Tim Bulu Tangkis Indonesia Latih Tanding di Jepang Jelang Asian Games 2026
Andika RachmansyahRabu, 16 September 2026 | 00.42 WIB
Tim bulu tangkis Indonesia latih tanding melawan Jepang jelang Asian Games 2026 / Dok: PBSI

 

JawaPos.com – Tim bulu tangkis Indonesia menjalani latih tanding bersama NTR East Badminton Club Jepang pada hari kedua pemusatan latihan menjelang Asian Games 2026. Sesi tersebut menjadi bagian dari persiapan skuad Merah Putih sebelum tampil di pesta olahraga bergengsi se-Asia tersebut. 

Latih tanding melawan klub Jepang tersebut mendapat sambutan positif dari pelatih ganda putra Indonesia, Anthonius Budi Ariantho. Menurutnya, kesempatan menghadapi pemain dengan karakter berbeda penting untuk menambah pengalaman sekaligus memperkaya opsi permainan para atlet.

"Dengan sparing bersama klub dari Jepang saya rasa sangat positif. Karena kami bisa mendapat variasi pola main dari lawan yang berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari ya," kata Antonius dalam rilis resmi PBSI, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana di Tokyo Jelang Asian Games 2026

"Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda", lanjutnya.

Persiapan sektor ganda putra juga dinilai sudah cukup matang menjelang Asian Games 2026. Indonesia membawa lima pemain untuk nomor tersebut dan sejak menjalani pemusatan latihan di Tanah Air mereka telah dibiasakan bermain dengan pasangan yang berbeda.

"Dari sejak di Indonesia sudah dibiasakan, lima pemain ini kami putar dengan pasangan yang berbeda. Saya rasa persiapan sudah matang banget ya, tinggal lihat nanti ketemu siapa, kebutuhannya bagaimana," jelas Antonius.

Baca Juga: Amri/Nita Jadi Tumpuan Ganda Campuran Asian Games 2026

Latih tanding menghadapi Jepang juga dirasakan pasangan ganda putr Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka menyebut sesi tersebut memberikan pengalaman berbeda karena pasangan Jepang biasanya menjadi lawan mereka di berbagai turnamen.

"Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," tutur Rachel.

Sementara, Febi menilai kesempatan tersebut bisa menjadi tambahan modal bagi dirinya dan Rachel sebelum tampil di Asian Games 2026. Dia juga menilai karakter permainan ganda putri Jepang yang ulet dan memiliki tenaga kuat dapat memberikan gambaran tantangan yang mungkin mereka hadapi di Aichi-Nagoya.

"Ganda Jepang terkenal ulet dan tenaganya cukup kencang, tadi juga ada Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang sudah sering ikut World Tour Series. Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," ujar Febi.

Asian Games 2026 akan menjadi panggung debut Rachel/Febi di ajang tersebut. Febi menyebut hasil yang mereka dapatkan dari Kejuaraan Dunia menjadi bahan evaluasi agar bisa tampil lebih baik saat menjalani debut di Asian Games.

Baca Juga: Kalah dari Arab Saudi 89-100, Timnas Basket Indonesia Angkat Kaki dari Asian Games 2026

"Hasil dari Kejuaraan Dunia jadi evaluasi bagi kami. Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalahnya ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," ucap Febi yang diamini Rachel.

Sebagaimana diketahui, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan resmi dibuka pada 19 September 2026 mendatang. Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu, kemudian dilanjut 25-29 September 2026 untuk nomor perorangan.

EDITOR: Banu Adikara