JawaPos.com – Wimbledon berencana memperketat aturan terhadap influencer dan pembuat konten setelah sejumlah gangguan penonton mencoreng penyelenggaraan US Open tahun ini.
Dilansir dari laman ESPN pada Rabu (9/9), All England Club tidak berencana menyediakan kategori akreditasi khusus bagi influencer serta akan menyita barang yang berpotensi mengganggu pertandingan, seperti lampu cincin.
Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban pertandingan dan mempertahankan suasana Wimbledon yang dikenal lebih tertata dibandingkan US Open.
Baca Juga: Punya Hati Bersih dan Suka Menolong, 7 Weton Ini Konon Mudah Didatangi Rezeki
Di US Open, pertandingan beberapa kali terganggu oleh penonton yang menggunakan pencahayaan terang untuk mengambil foto serta membuat kebisingan ketika poin berlangsung.
Sejumlah pemain, termasuk Coco Gauff dan Naomi Osaka, meminta penonton mematuhi etika tenis, sementara penyelenggara juga memasang pesan serupa melalui layar di sekitar lapangan.
US Open sebelumnya memberikan akreditasi resmi kepada sekitar 100 kreator konten selain jurnalis dan penyiar tradisional.
Wimbledon saat ini mengevaluasi berbagai kebijakannya, termasuk aturan yang berkaitan dengan media sosial, sebagai bagian dari tinjauan tahunan.
Perbedaan suasana antara kedua turnamen semakin terlihat setelah sejumlah pemain mengeluhkan kebisingan, pergerakan penonton selama poin, serta gangguan lain di US Open.
Wimbledon berharap aturan yang lebih ketat dapat mencegah masalah serupa dan memastikan pertandingan berlangsung dengan suasana yang lebih kondusif.