JawaPos.com – Alexander Zverev meredam statusnya sebagai favorit untuk menjuarai US Open 2026 meski berstatus sebagai unggulan teratas.
Dilansir dari laman Flashscore pada Selasa (1/9), Petenis asal Jerman itu menilai persaingan dalam Grand Slam terakhir musim ini sangat terbuka dan tidak ingin menganggap dirinya sebagai kandidat juara utama.
Zverev bahkan menyebut dirinya hanya sebagai salah satu dari 128 pemain yang memiliki peluang untuk menjadi juara.
Peluang Zverev untuk meraih gelar US Open dinilai semakin terbuka setelah Jannik Sinner absen karena cedera, sementara Carlos Alcaraz baru kembali bertanding setelah menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan.
Meski demikian, Zverev menilai Alcaraz tetap akan menjadi pesaing kuat setelah menemukan kembali ritme permainannya.
Petenis berusia 29 tahun itu juga menyadari ancaman dari sejumlah pemain lain, termasuk Novak Djokovic dan para talenta muda yang tengah menunjukkan performa impresif.
Zverev datang ke Flushing Meadows dengan kepercayaan diri setelah meraih gelar Grand Slam pertamanya di French Open tahun ini dan menjadi finalis Wimbledon.
Namun, hasil kurang memuaskan pada rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara membuatnya memilih untuk tidak terbebani ekspektasi sebagai unggulan utama.
Kini, Zverev bertekad menampilkan permainan terbaiknya dan berusaha menambah koleksi gelar Grand Slam melalui turnamen US Open.