← Beranda
23 Tahun Pensiun, Warisan Michael Jordan Makin Besar, Air Jordan Kini Resmi Capai Seri 41
Andre Rizal HanafiSabtu, 29 Agustus 2026 | 05.07 WIB
Michael Jordan. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Michael Jordan memang sudah lama meninggalkan lapangan NBA. Namun, pengaruhnya terhadap dunia basket dan industri olahraga justru terus berkembang.

Dua puluh tiga tahun setelah pertandingan terakhirnya, Jordan Brand kembali menunjukkan besarnya warisan sang legenda melalui peluncuran Air Jordan 41.

Jordan terakhir kali tampil di NBA pada 16 April 2003. Saat itu, ia berusia 40 tahun dan memperkuat Washington Wizards. Berbeda dari sebagian besar kariernya yang dihabiskan bersama Chicago Bulls, Jordan menutup perjalanan sebagai pemain NBA dengan seragam Wizards.

Dalam pertandingan melawan Philadelphia 76ers, Jordan mendapatkan kesempatan mencetak dua poin terakhir dalam kariernya melalui tembakan bebas setelah sengaja dilanggar pada penghujung laga.

Penonton kemudian memberikan penghormatan sebelum Jordan meninggalkan lapangan untuk terakhir kalinya.

Sejak saat itu, nomor 23 yang melekat dengan namanya memang tidak lagi menghiasi penampilannya di NBA. Namun, angka tersebut tetap hidup melalui berbagai produk dan bisnis yang membawa identitas Michael Jordan.
Salah satunya adalah Air Jordan.

Perjalanan sepatu tersebut dimulai ketika Jordan masih berusia 21 tahun dan baru memasuki musim rookie bersama Chicago Bulls. Nike mengambil risiko besar dengan menjadikan pemain muda asal North Carolina itu sebagai wajah produk baru.

Air Jordan pertama mulai dipasarkan pada 1985 dan kemudian berkembang menjadi salah satu lini sepatu olahraga paling terkenal di dunia.

Air Jordan 3, Air Jordan 4, Air Jordan 11, Air Jordan 12 hingga Air Jordan 13 menjadi bagian penting dari perjalanan Jordan di lapangan.

Sejumlah model bahkan melekat dengan momen-momen ikonik dalam kariernya, termasuk "The Shot", "Flu Game", hingga gelar juara terakhir bersama Bulls.

Kini, Jordan Brand telah mencapai Air Jordan 41. Model terbaru tersebut dirancang lebih ringan dan responsif dengan teknologi seperti 3D nano mesh, full-length ZoomX, Zoom Strobel dan tambahan Air Zoom. Varian pertama yang diperkenalkan bernama "Ruby" dengan dominasi warna merah.

Air Jordan 41 dibanderol 205 dolar AS. Menariknya, meski sudah memasuki seri ke-41, nomor 23 masih tetap mendapat tempat. Nama warna resmi produk tersebut bahkan menggunakan "Infrared 23".

Besarnya warisan Jordan juga terlihat dari nilai sepatu yang pernah dikenakannya saat bertanding. Air Jordan 13 yang digunakan Jordan pada Gim 2 Final NBA 1998 terjual seharga 2,2 juta dolar AS pada 2023.

Setahun kemudian, enam sepatu yang dikenakan Jordan saat memastikan enam gelar juara NBA bersama Bulls terjual dalam satu koleksi bernama "Dynasty Collection" dengan harga 8 juta dolar AS.

Sementara itu, Nike mencatat Jordan Brand menghasilkan pendapatan 7,034 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2026.

Pada usia 63 tahun, Jordan juga masih memberikan masukan dalam pengembangan produk terbaru tersebut. Ia belum sepenuhnya meninggalkan dunia kompetisi karena masih terlibat sebagai pemilik 23XI Racing di NASCAR.

Karier bermain Michael Jordan memang telah berakhir sejak 2003. Namun, 23 tahun kemudian, pengaruhnya masih terasa kuat.

Nomor 23 tetap ikonik, sementara Air Jordan sudah mencapai seri ke-41. Warisan Jordan rupanya tidak berhenti ketika ia meninggalkan lapangan, tetapi terus berjalan melalui merek yang dibangunnya bersama Nike.

EDITOR: Banu Adikara