JawaPos.com - Satria Mulia Goh sukses melakukan hole in one saat turnamen Junior Golf Series, Minggu (16/8) di Ciputra Golf Surabaya, Surabaya.
Tidak semua golfer mampu mencatatkan hole in one alias memasukkan bola hanya dengan satu pukulan.
Satria melakukannya di hole 8 Ciputra Golf.
Baca Juga: 5 Pesepak Bola Dunia yang Berstatus Mualaf, Roberto Carlos Jadi yang Terbaru?
Pegolf yang baru berusia sembilan tahun tersebut berhasil mencatatkan hole in one dengan pukulan dari jarak 80 meter.
Par 3 dalam ajang-ajang turnamen junior jarak antara tee box ke lubang di 80 meter.
Pelajar Sekolah Ciputra Surabaya tersebut baru kali ini berpartisipasi dalam ajang JGS.
Baca Juga: Rekap Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak 32 Besar
Tetapi bagi Satria, course di Ciputra Golf Surabaya bukan tempat yang asing karena dia juga sudah berkali-kali latihan di sana.
Sehingga, dia sudah mengenal kontur dan karakter dari lapangan golf di sisi barat Surabaya tersebut.
"Walaupun pukulanku di hole delapan kadang-kadang bagus, kadang-kadang jelek,” ucap Satria yang saat itu mencatatkan skor 41 pukulan di atas par tersebut.
Kakeknya Satria, Subagio Goh menuturkan, sang cucu terinspirasi mencatatkan hole in one karena sering menyaksikan siaran-siaran turnamen golf di PGA.
”Makanya, dia bersorak saat hole in one, menirukan yang dia lihat di PGA,” kata Subagio.
Power dan akurasi yang tepat jadi kunci setiap pegolf untuk mencatat hole in one.
Baca Juga: Great Eastern Women’s Run Indonesia Hadirkan Pengalaman Lari yang Sehat, Suportif, dan Berdampak
Begitu pula dengan Satria. Capaian bagus bagi anak yang baru 1,5 tahun menekuni golf.
”Pukulannya juga lumayan,” ungkap Subagio, tentang pukulan sang cucu.
Subagio yang sudah 20 tahun menyukai olahraga golf itu menganggap golf bagus untuk cucunya.
Baca Juga: Anthony Susanto dan Nathan Barki Awali UTR PTT Bali dengan Kemenangan
Bukan hanya untuk sekadar olahraga dan di sisi kesehatan. Terutama dalam melatih kedisiplinan cucunya.
”Karena golf lawannya diri sendiri. Jadi, anak akan tumbuh dengan kedisiplinan yang baik,” tegas Subagio. (Narendra Prasetya)