← Beranda
Novak Djokovic Tersingkir di Cincinnati, Ungkap Kondisi Kesehatan di Balik Kekalahan
AntaraMinggu, 16 Agustus 2026 | 19.21 WIB
Novak Djokovic. (Bein Sports)

 

JawaPos.com - Novak Djokovic tersingkir pada laga pembuka di Cincinnati Open 2026 setelah kalah dari petenis Argentina Thiago Agustin Tirante dengan skor 6-2, 4-6, 4-6, Minggu (16/8) WIB.

Novak Djokovic mengungkap kondisi kesehatannya dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu penyebab kesulitan menghadapi cuaca panas dan lembap saat tersingkir pada pertandingan babak kedua Cincinnati Open 2026.

Nvak Djokovic harus mengakui keunggulan petenis Argentina Thiago Agustin Tirante pada babak kedua turnamen ATP Masters 1000 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 44 menit itu.

Baca Juga: MotoGP: Jorge Martin Optimistis Pindah ke Yamaha, Perubahan Teknis 2027 Jadi Harapan

"Selamat kepada lawan saya. Ini jelas bukan pertandingan yang menyenangkan bagi saya, melihat bagaimana kondisi yang saya rasakan. Ini bukan pertama kalinya dan saya kira juga bukan yang terakhir, tetapi memang seperti itulah adanya," kata Djokovic, dikutip dari ATP dilansir dari Antara.

Petenis Serbia berusia 39 tahun itu mengawali pertandingan dengan positif dan merebut set pertama 6-2.

Namun, kondisi fisiknya sudah mulai terlihat menurun sejak pertengahan set pembuka dan semakin menyulitkannya saat memasuki set kedua.

Baca Juga: Bawa Timnas Basket Raih Sejarah! Simak Catatan Prestasi Mendiang Tjetjep Firmansyah

Djokovic mengatakan persoalan tersebut bukan semata-mata akibat kesulitan beradaptasi dengan kondisi Cincinnati dalam pertandingan pertamanya sejak Wimbledon pada awal Juli.

"Ini hanya kondisi kesehatan yang saya miliki dan sudah mengganggu saya selama beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menimbulkan banyak masalah, terutama ketika cuaca lembab dan panas," ujar Djokovic.

Dia mengaku sudah memperkirakan kondisi Cincinnati yang panas dan lembap dapat menjadi tantangan.

Namun, tekanan pertandingan dan faktor lain membuat kondisinya semakin berat.

"Saya memang sudah memperkirakan cuacanya akan lembab, tetapi ada banyak hal seperti rasa gugup dan segala sesuatu yang terlibat dalam pertandingan yang membuatnya semakin buruk. Dan itulah yang terjadi," kata pemegang 24 gelar Grand Slam tersebut.

Dalam pertandingan melawan Tirante, Djokovic sempat meminta bantuan fisioterapis ketika kedudukan 1-1 pada set kedua.

Baca Juga: Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026: Ada Isyana/Rinjani, Indonesia Kini Punya 14 Wakil

Gim tersebut berlangsung hampir 18 menit sebelum Djokovic akhirnya mempertahankan servisnya.

Dia kemudian menjalani pemeriksaan oleh dokter turnamen saat pergantian sisi lapangan.

Meski mampu bertahan dan beberapa kali menyelamatkan peluang break, Djokovic akhirnya kehilangan servis pada gim ketujuh dan gagal mempertahankan keunggulan setelah Tirante memenangi set kedua.

Baca Juga: Persaingan Sangat Berat, Timnas Tenis Meja Tak Dibebani Target Tinggi di Asian Games 2026

Pada set penentuan, Djokovic masih mampu menunjukkan perlawanan dan menyelamatkan tiga peluang break saat melakukan servis pada kedudukan 4-4.

Namun, Tirante akhirnya mematahkan servisnya pada gim kesembilan sebelum menutup pertandingan.

Kekalahan tersebut tetap tidak menghapus catatan impresif Djokovic di Cincinnati. Berdasar statistik ATP, Djokovic memiliki catatan 45 kemenangan dan 13 kekalahan di turnamen tersebut.

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Manokwari Antusias Ikut RUN 10 Kilo Partai Demokrat

Namun, ketika ditanya apakah akan kembali tampil di Lindner Family Tennis Center, Djokovic belum dapat memberikan kepastian.

"Saya tentu berharap demikian, tetapi sayangnya sepertinya kemungkinan itu kecil. Namun, kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan," ujar Djokovic.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah