← Beranda
Isu Match Fixing Bulu Tangkis Indonesia Mencuat, PBSI Fokus ke Kejuaraan Dunia BWF
Taufiq ArdyansyahJumat, 14 Agustus 2026 | 14.38 WIB
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bertanding di babak final Indonesia Open 2026 melawan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Isu dugaan match fixing tak mengganggu persiapan atlet Indonesia menuju Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Para atlet memilih tetap fokus menjalani latihan dan mempersiapkan diri menghadapi BWF World Championships (Kejuaraan Dunia BWF) 2026 di New Delhi, India, pada 17–23 Agustus nanti.

Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan isu tersebut tidak memengaruhi aktivitas mereka.

Raymond menyebut, suasana di Pelatnas PBSI tetap berjalan normal meski isu dugaan pelanggaran integritas tengah menjadi sorotan.

Menurut Raymond, munculnya isu tersebut bisa menjadi pelajaran bagi para atlet untuk semakin memahami pentingnya menjaga integritas selama menjalani karier profesional.

”Ya, pelajaran saja juga buat kami. Kalau menurut saya, kami sebagai atlet juga bukan mencari itu sebenarnya,” tuturnya.

Setali tiga uang dengan Joaquin.

”Enggak ada (yang berbeda) sih. Biasa saja. Latihan normal seperti biasa,” ucapnya.

Pebulu tangkis ganda campuran Amri Syahnawi menambahkan, para atlet semakin intens mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Dunia BWF yang tinggal beberapa hari lagi.

”Latihan semakin intens, tetapi berjalan seperti biasa,” ucap partner Nita Violina Marwah itu. 

Baca Juga: Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing

EDITOR: Hendra