← Beranda
Hiroshi Aoyama Puji Veda Ega Pratama Finis P9 Moto3 Inggris 2026: Tak Pernah Menyerah!
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 11 Agustus 2026 | 21.47 WIB
Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Inggris 2026 setelah bangkit dari posisi start ke-15. (Team Veda)

 

JawaPos.com — Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji perjuangan Veda Ega Pratama yang finis kesembilan pada Moto3 Inggris 2026 di Silverstone.

Pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu mampu bangkit dari posisi start ke-15, sempat berada di P7, lalu kembali ke P9 setelah melalui persaingan ketat selama 15 lap.

Baca Juga: Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026: Veda Ega Pratama Ditempel Ketat Hakim Danish

Start Bagus, Veda Ega Langsung Tembus 10 Besar

Veda Ega Pratama mengawali Moto3 Inggris 2026 dengan start positif. Memulai balapan dari posisi ke-15, pembalap Indonesia tersebut langsung melesat ke posisi ke-11 selepas start sebelum kemudian masuk ke 10 besar.

Hiroshi Aoyama menilai Veda Ega tampil baik sejak awal balapan. Manajer Honda Team Asia itu menyebut Veda Ega berhasil berada di grup cepat dan menunjukkan kemampuan bersaing dalam balapan yang berlangsung sengit.

"Veda melakukan start yang sangat baik dan dengan cepat masuk ke posisi 10 besar. Dia berada di grup cepat dan tampil dengan baik," ujar Aoyama dikutip dari rilis Honda Team Asia.

Persaingan di barisan depan juga berlangsung ketat sejak lap pertama.

David Almansa sempat mengambil alih posisi terdepan selepas start, sebelum posisi tersebut bergantian dikuasai Brian Uriarte dan kemudian Alvaro Carpe pada lap keempat.

Baca Juga: Veda Ega Akui Lakukan Kesalahan Usai Finis Kesembilan di Moto3 Inggris 2026

Veda Ega Sempat Pimpin Rombongan Kedua

Perjalanan Veda Ega tidak berjalan mulus setelah start impresif tersebut.

Pada lap keempat, pembalap berusia 17 tahun itu turun satu posisi ke P11, sementara pembalap Malaysia Hakim Danish yang sempat berada di depannya mengalami crash pada lap keenam.

Hakim Danish masih mampu melanjutkan balapan setelah insiden tersebut, tetapi posisinya merosot drastis hingga P24. Crash juga dialami Scott Ogden pada lap ketujuh, menambah dinamika dalam persaingan Moto3 Inggris 2026.

Veda Ega kemudian mulai memperbaiki posisinya ketika balapan memasuki pertengahan.

Ia bahkan mampu menempati posisi ketujuh dan menjadi pemimpin rombongan kedua yang berjarak 2,7 detik dari enam pembalap di rombongan terdepan.

Situasi kembali berubah ketika balapan menyisakan tujuh lap. Veda Ega harus turun hingga posisi ke-13 sehingga peluangnya untuk mengejar rombongan terdepan semakin berat.

Aoyama menyebut sejumlah insiden di depan Veda Ega turut memengaruhi jalannya balapan.

Kondisi tersebut membuat Veda Ega kehilangan waktu dan harus bertarung di rombongan kedua untuk memperebutkan posisi sekitar 10 besar.

"Sayangnya beberapa insiden di depannya berdampak kepadanya dan membuatnya kehilangan cukup banyak waktu. Sejak saat itu, tidak mudah untuk mengejar ketertinggalan dari grup depan, jadi dia harus berjuang di grup kedua di sekitar posisi 10 besar," ucap Aoyama.

Baca Juga: Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone

Tak Menyerah, Veda Ega Tutup Balapan dengan P9

Perjuangan Veda Ega baru benar-benar terlihat pada fase akhir Moto3 Inggris 2026.

Lima lap sebelum finis, David Almansa masih memimpin balapan, sedangkan Veda Ega berada di posisi ke-11 setelah sebelumnya sempat terlempar ke P13.

Pembalap Indonesia itu kemudian meningkatkan kecepatannya pada lap terakhir. Veda Ega mampu merangsek hingga posisi ketujuh sebelum akhirnya mengakhiri balapan di posisi kesembilan.

Hasil tersebut menjadi buah dari konsistensi Veda Ega dalam menghadapi situasi sulit sepanjang 15 lap. Aoyama menilai pembalap Indonesia itu tidak menyerah dan terus memberikan tekanan hingga bendera finis dikibarkan.

"Namun, dia tidak pernah menyerah dan terus memberikan tekanan hingga akhir. Akhirnya, dia berhasil kembali ke posisi P9. Itu bukan akhir pekan yang mudah baginya, tetapi dia telah memberikan yang terbaik dan meraih poin penting," kata Aoyama menambahkan.

Sementara itu, David Almansa berhasil keluar sebagai pemenang Moto3 Inggris 2026.

Pembalap tersebut mampu mempertahankan persaingan ketat hingga lap terakhir dan mengamankan kemenangan setelah melalui duel sengit di barisan depan.

Bagi Veda Ega Pratama, finis P9 menjadi hasil penting setelah memulai balapan dari posisi ke-15.

Perjuangan bangkit hingga sembilan besar sekaligus memperlihatkan daya juang pembalap Indonesia tersebut dalam menghadapi ketatnya persaingan Moto3 Inggris 2026.

EDITOR: Banu Adikara