JawaPos.com – Fabio Quartararo dikenai penalti 16 detik setelah balapan MotoGP Inggris di Silverstone akibat pelanggaran teknis terkait pencatatan tekanan ban depan.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (10/8), Pembalap Yamaha tersebut sebelumnya finis di posisi ke-12 dan menjadi pembalap Yamaha dengan posisi terbaik dalam balapan.
Namun, penalti tersebut membuat Quartararo turun ke posisi ke-16 dan gagal mendapatkan poin dari Grand Prix Inggris.
Baca Juga: 4 Zodiak Mengakhiri Hidup Nelangsa, Kesalahan di Masa Lalu Akhirnya Termaafkan
Steward FIM MotoGP menemukan bahwa data tekanan ban depan pada motor Quartararo tidak ditransmisikan dengan benar selama balapan.
Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan penerima data pada motornya tidak dikonfigurasi dengan tepat untuk menerima informasi dari sensor tekanan ban depan.
ID sensor juga tidak tercatat dalam basis data penerima sehingga tidak ada data tekanan ban depan yang terekam sepanjang balapan.
Penggunaan Sensor Tekanan Udara Ban atau TAPS pada roda depan dan belakang merupakan kewajiban bagi seluruh pembalap MotoGP.
Steward menyatakan pelanggaran tersebut membuat Quartararo dikenai hukuman yang sama dengan pembalap yang tidak memenuhi ketentuan tekanan ban minimum.
Berdasarkan protokol penalti tekanan ban MotoGP, hukuman yang dijatuhkan berupa tambahan waktu 16 detik pada hasil akhir balapan.
Akibat penalti tersebut, Quartararo kehilangan posisi ke-12 dan terlempar ke urutan ke-16 sebagai pembalap terakhir dalam klasifikasi MotoGP Inggris. Hasil tersebut membuat pembalap Prancis itu tidak memperoleh poin dari balapan di Silverstone.
Penalti ini menjadi pukulan bagi Quartararo setelah sebelumnya ia juga mengalami kegagalan dalam mempertahankan posisi terdepan pada MotoGP Inggris musim lalu.