← Beranda
Petinju Muda Asal Kendal Yosi Ryan Saputra Tampil Percaya Diri di Semarang Fight Night 2026
Andre Rizal HanafiMinggu, 2 Agustus 2026 | 16.51 WIB
Petinju muda asal Kendal, Yosi Ryan Saputra (abu abu). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Petarung muda asal Kabupaten Kendal, Yosi Ryan Saputra, harus mengakui keunggulan lawannya saat tampil di ajang Semarang Fight Night (SFN) yang digelar di Folkafe Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026) pukul 17.00 WIB.

Meski belum berhasil meraih kemenangan, penampilan atlet berusia 14 tahun itu tetap mendapat apresiasi dari pembina dan para pendukungnya.

Yosi Ryan yang memperkuat Botal Fighting Camp turun di kelas beginner 54-56 kilogram. Pada laga tersebut, ia menghadapi Alvino Siqwin dari Sasana Srijaya Fight Club Juwana, Kabupaten Pati.

Baca Juga: Diminati Tim Liga Irak, Striker asal Argentina Alvaro Lopez dirumorkan Jadi incaran Persija Jakarta

Sejak bel pertandingan dimulai, kedua petarung langsung menampilkan permainan yang terbuka. Yosi beberapa kali mencoba menekan lawannya melalui kombinasi pukulan dan tendangan.

Namun, Alvino mampu mengimbangi permainan hingga pertandingan berlangsung cukup sengit.
Memasuki ronde kedua, Alvino tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan untuk petarung asal Pati tersebut, sementara Yosi harus menerima kekalahan pada ronde kedua.

Baca Juga: Juan Douglas Dirumorkan akan Bergabung Persijap Jepara, Eks Striker Melaka FC Siap Perkuat Laskar Kalinyamat Musim Ini

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, dukungan untuk Yosi begitu terasa di arena. Teman-teman, rekan satu sasana, hingga para suporter asal Kendal datang langsung ke lokasi pertandingan untuk memberikan semangat sepanjang laga. Sorakan dukungan terus terdengar setiap kali Yosi melancarkan serangan.

Semarang Fight Night sendiri menghadirkan suasana yang cukup meriah. Ajang ini diikuti sejumlah petarung dari berbagai daerah dan menjadi hiburan bagi pencinta olahraga tarung di Semarang.

Penonton cukup membeli tiket seharga Rp50 ribu dan sudah mendapatkan satu cangkir kopi, sehingga dapat menikmati pertandingan dengan suasana yang santai.

Pembina Botal Fighting Camp, Lek Pitri, mengaku tetap bangga terhadap perjuangan anak didiknya meski belum mampu meraih kemenangan. Menurutnya, keberanian Yosi Ryan untuk naik ke atas ring menjadi nilai yang jauh lebih penting dibandingkan hasil akhir pertandingan.

"Daripada ikut kegiatan yang tidak jelas seperti tawuran atau ikut gangster, lebih baik ikut olahraga seperti ini. Soal hasil tidak saya pikirkan. Yang penting dia sudah berani tampil. Nanti kami akan evaluasi kekurangan di pertandingan ini supaya pada event berikutnya Ryan bisa tampil lebih baik. Saya juga mengucapkan selamat kepada Alvino yang memenangkan pertandingan ini," ujar Lek Pitri.

Baca Juga: Luka Bulatovic Dirumorkan akan Bergabung dengan PSM Makassar, Winger asal Serbia Siap Tampil di Liga Indonesia

Baginya, olahraga bela diri bukan hanya soal menang dan kalah. Lebih dari itu, olahraga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi secara positif, membangun disiplin, serta membentuk mental bertanding.

Kekalahan di Semarang Fight Night menjadi pengalaman berharga bagi Yosi Ryan Saputra. Dengan usia yang masih 14 tahun, kesempatan untuk berkembang masih sangat panjang.

Evaluasi dari tim pelatih diharapkan menjadi bekal agar petarung muda asal Kendal itu mampu tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara