← Beranda
Merdeka Run 2026 Libatkan 8.000 Pelari, Semarakkan HUT Ke-81 Republik Indonesia
Andika RachmansyahSabtu, 1 Agustus 2026 | 05.24 WIB
Konferensi pers Merdeka Run 2026 di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (31/7) (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, mengumumkan ajang lari bertajuk Merdeka Run 2026 yang akan melibatkan 8.000 pelari. Ajang tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Erick mengatakan Merdeka Run 2026 menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh masyarakat. Dia menjelaskan, kuota peserta sengaja dibatasi untuk menjaga kualitas penyelenggaraan.

"Event Merdeka Run ini adalah salah satu event yang ditunggu-tunggu, karena event ini langsung melibatkan partisipasi masyarakat. Karena pelarinya bukan kita semua, melainkan masyarakat," ujar Erick di kantor Kemenpora, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2026: Bungkam Tampines Rovers, Persib Bandung Lolos ke Semifinal sebagai Juara Grup A

Erick mengatakan, penyelenggaraan Merdeka Run merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan Indonesia yang memasuki usia ke-81. Menurutnya, Indonesia kini semakin diperhitungkan di dunia, baik dari sisi geopolitik, geoekonomi, maupun berbagai sektor lainnya.

“Ini bagian bagaimana kita bersyukur 81 tahun ini kita tumbuh menjadi negara yang diperhitungkan dunia. Tidak hanya geopolitik, geoekonomi, dan lain-lain. Kita terus diperhitungkan secara global. Ini berkat masyarakat kita yang terus berkreativitas,” terang dia.

Rencananya, Merdeka Run akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemilihan hari Sabtu bertujuan agar acara tidak berbenturan dengan jadwal Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) di hari Minggu, sehingga memberikan ruang kolaborasi yang lebih luas bagi warga.

Baca Juga: Resmi Latih PSM Makassar Lagi, Darije Kalezic Ingin Bangun Kembali Identitas Juku Eja

Terkait peserta, Erick menegaskan prioritas utama diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, pihak panitia tetap membuka pintu bagi Warga Negara Asing (WNA) maupun perwakilan kedutaan besar yang ingin berpartisipasi sebagai bentuk keterbukaan bangsa Indonesia.

“Kita terbuka dan memprioritaskan masyarakat. Kalau ada publik figur yang ingin memeriahkan event ini tentu sangat terbuka,” ucap Erick.

Untuk rute, Merdeka Run 2026 direncanakan akan dimulai dari Istana Merdeka dan melewati jarak yang telah ditentukan. "Nanti titik akhirnya kalau tidak di Monas, ya di Istana Merdeka. Nanti tergantung rute delapan kilometernya seperti apa," papar Erick.

Erick memastikan ajang lari ini bersifat inklusif dengan mengundang atlet nasional, tokoh publik, jajaran menteri, hingga kelompok difabel. Keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dianggap sebagai elemen penting dalam merayakan 81 tahun kemerdekaan Indonesia.

“Kita rencana undang atlet nasional untuk berpartisipasi, tokoh publik juga, beberapa menteri juga rencana hadir,” pungkas Erick.

EDITOR: Banu Adikara