← Beranda
F1 Hungaria 2026 Hadirkan 5 Momen Penting dari Kebangkitan McLaren hingga Kemunduran Ferrari
Risma Azzah FatinRabu, 29 Juli 2026 | 02.08 WIB
F1 Hungaria 2026 (Formula 1)

 

 

JawaPos.com – Grand Prix Hungaria 2026 menjadi penutup paruh pertama musim Formula 1 dengan berbagai peristiwa menarik yang memengaruhi persaingan kejuaraan dunia.

Balapan di Hungaroring menghadirkan kebangkitan McLaren, konsistensi Red Bull, hasil berbeda bagi Mercedes, penurunan performa Ferrari, serta keberhasilan Racing Bulls di lini tengah.

Berikut 5 serba-serbi yang menjadi sorotan utama sepanjang balapan di F1 Hungaria 2026, seperti dilansir dari laman resmi Formula 1 pada Selasa (28/7).

1.     McLaren dan Lando Norris Kembali ke Jalur Kemenangan

Lando Norris berhasil mengantarkan McLaren meraih kemenangan perdana mereka pada musim 2026 setelah tampil dominan di Hungaroring. Pembalap asal Inggris itu memanfaatkan posisi pole untuk mengamankan kemenangan meski sempat kehilangan posisi pada lap pertama. Hasil tersebut menandai kebangkitan McLaren sekaligus meningkatkan optimisme tim menghadapi paruh kedua musim.

2.     Red Bull Tetap Kompetitif di Tengah Berbagai Kendala

Max Verstappen kembali naik podium meski menghadapi berbagai masalah teknis dan keseimbangan mobil sejak sesi kualifikasi. Pembalap asal Belanda itu mampu memanfaatkan strategi balapan secara efektif hingga finis di posisi kedua. Kontribusi Isack Hadjar juga membantu Red Bull mengamankan poin penting dalam persaingan konstruktor.

3.     Mercedes Mengalami Nasib Berbeda

Kimi Antonelli kembali memperlebar keunggulan di puncak klasemen pembalap setelah finis di posisi ketiga. Sebaliknya, George Russell mengalami balapan yang sulit akibat masalah pada awal lomba sehingga hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. Hasil tersebut membuat Mercedes menutup paruh pertama musim dengan pencapaian yang bertolak belakang dari kedua pembalapnya.

4.     Ferrari Gagal Mempertahankan Performa Awal

Ferrari sempat menunjukkan kecepatan menjanjikan pada sesi latihan bebas dan kualifikasi di Hungaria. Namun, performa tim asal Italia itu menurun saat balapan sehingga Charles Leclerc hanya finis keempat, sedangkan Lewis Hamilton berada di posisi kelima setelah terkena penalti. Hasil tersebut menjadi kekecewaan bagi Ferrari setelah mengawali akhir pekan dengan optimisme tinggi.

5.     Racing Bulls Tampil sebagai Tim Terbaik di Lini Tengah

Racing Bulls berhasil mengungguli para pesaingnya di kelompok tengah berkat penampilan konsisten Liam Lawson dan Arvid Lindblad. Kedua pembalap sama-sama mampu meraih poin penting yang membawa timnya unggul atas Alpine dalam persaingan klasemen konstruktor. Pencapaian tersebut memperkuat posisi Racing Bulls sebagai tim paling kompetitif di luar empat tim papan atas menjelang dimulainya paruh kedua musim.

EDITOR: Novia Tri Astuti