← Beranda
Misi Pegolf Indonesia Capai Juara Pertamakali di CGT 2026
Latu Ratri MubyarsahSabtu, 25 Juli 2026 | 12.45 WIB
Para pegolf Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan turnamen CGT sebagai ajang untuk menunjukkan performa terbaik. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Ciputra Golfpreneur Tournament (CGT) 2026 akan digelar di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, Banten, 26-29 Agustus. Para pegolf Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan turnamen ini sebagai ajang untuk menunjukkan performa terbaik mereka.

Chairman Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) Nararya Ciputra Sastrawinata menuturkan, dengan mendapatkan kesempatan bertanding dalam sebuah turnamen internasional di Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman baru, tapi juga membuka exposure dan wawasan para atlet Indonesia. “Sehingga mereka siap untuk berkompetisi di turnamen-turnamen internasional lainnya," kata dia dalam press conference, Jumat (24/7).

CGT merupakan sebuah turnamen profesional di skala regional yang diprakarsai Almarhum DR. (HC) Ir. Ciputra pada 2014 dan di-sanction oleh Asian Development Tour (ADT). Visi Ciputra untuk meningkatkan level kompetitif para pegolf profesional Indonesia agar suatu saat bisa menjadi juara di level regional dan internasional.

Baca Juga: Resmi! LeBron James Gabung Philadelphia 76ers, Superstar NBA Tolak Warriors hingga Cavaliers 

ADT didirikan Asian Tour pada 2010 untuk menyediakan platform pengembangan yang membantu para atlet golf profesional mencapai status yang lebih tinggi di Asian Tour dan level yang lebih tinggi. Ciputra menyadari kesempatan ini dapat mendukung para atlet golf profesional Indonesia yang sedang berkembang dan berupaya untuk masuk level turnamen internasional yang lebih tinggi.

Teddy Jubilant, mewakili Asian Development Tour (ADT) berterima kasih kepada Ciputra Group dan Damai Indah Golf atas komitmen dan dukungan yang luar biasa. Menurut dia, Ciputra Golfpreneur Tournament merupakan turnamen paling konsisten di ADT.

“Turnamen ini menghasilkan beberapa pemenang yang luar biasa. Tahun lalu Matt Killen, pegolf dari Inggris menjadi juara dan saat ini dia menjadi salah satu pegolf kami yang memiliki potensi besar. Tahun lalu dia finish 10 Besar di Order of Merit ADT dan sekarang main di Asian Tour," ungkap Teddy Jubilant.

Baca Juga: Ricky Soebagdja Buka Suara soal Isu Adnan Maulana Mundur dari Pelatnas PBSI

Selain itu ada Tom Kim, Suteepat Prateeptienchai, dan Miguel Carballo yang setelah memenangkan turnamen ini berhasil meraih prestasi di level yang lebih tinggi. Tom Kim merupakan salah satu pegolf dunia yang menjadi juara Ciputra Golfpreneur Tournament 2019. Pegolf asal Korea Selatan ini sekarang sudah menjadi salah satu pegolf yang diperhitungkan. 

Pada pertengahan Juni lalu menjadi juara Genesis Scottish Open 2026, turnamen PGA Tour berhadiah total US$ 9 juta. Tiga gelar juara PGA Tour lain yang diraihnya yaitu Wyndham Championship 2022, Shriners Children's Open 2022 dan 2023.

Agus Triyono, Chairman Proffesional Golf Association Tour of Indonesia (PGATI). Menurutnya, bukan hanya pegolf-pegolf profsional Indonesia, tapi pegolf-pegolf luar negeri juga selalu menantikan turnamen ini. “Selalu banyak peminatnya. Tidak hanya karena nilai prize money yang cukup besar, tapi persaingan di tournament ini juga semakin kompetitif,” papar dia.

Menurut Agus, walaupun belum ada pegolf Indonesia yang berhasil menjadi juara di Ciputra Golfpreneur Tournament, namun kesempatan untuk juara tetap terbuka. "Beberapa pegolf profesional kita sudah mempunyai mental juara, secara teknis permainan pun tidak kalah. Namun, yang harus ditingkatkan adalah konsistensi permainan dari pertandingan pertama sampai final," ucap Agus Triyono.

Dari 150 peserta yang akan ikut turnamen ini, 40 peserta merupakan pegolf lokal Indonesia. Kevin Caesario Akbar, pegolf profesional Ciputra Golpreneur Founation berharap bisa meraih posisi Lima Besar pada turnamen ini.

"CGT adalah turnamen yang paling aku tunggu tiap tahun, karna BSD course adalah lapangan favoritku dan harusnya sudah tahu seluk beluk lapangan ini. Jadi, selalu penasaran dan terpacu untuk selalu dapat hasil yang terbaik setiap tahunnya. Semoga bisa main sebaik-baiknya dan enjoy. Semoga bisa finish top 5," kata Kevin yang juga baru menjadi seorang ayah.

Baca Juga: Piala Kapolri 2026 Resmi Bergulir, Atlet Parabulu Tangkis Ikut Meramaikan

Kevin menuturkan, di ADT, para pemain dilihatnya menerapkan game plan berbeda.  “Kalau 2023 masih banyak pemain menerapkan konservatif. Kalau di awal tahun ini saya lihat lebih agresif,” tandas dia. 

Dia menyiapkan game plan yang lebih agresif. “Saya yakin nantinya yang main di sini agresif. Akurasi pukulan drive harus bagus sih. Itu yang saya siapkan dan berharap hasil terbaik di tahun ini,” tutur Kevin. 

Pegolf tuan rumah lainnya, Naraajie Emerald Ramadhan Putra menambahkan, meski pernah bermain baik di level amatir, dia menilai di pro secara beban berbeda.

Baca Juga: M. Rifqi Fitriadi/Francis Casey Alcantara ke Semifinal Amman Mineral Men's World Tennis Championship Seri Pertama

“Amatir bebannya sedikit. Yang pasti saya sering banget ikuti turnamen di lapangan ini harusnya hafal banget ya. Tahun ini sih rencananya bermain selepas dan sebaik mungkin. Saya percaya hasilnya akan yang terbaik,” harapnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah