← Beranda
Dandim Padel Tournament Gairahkan Pembinaan Padel di Surabaya
Narendra PrasetyaSabtu, 18 Juli 2026 | 21.53 WIB
Peserta putri Dandim Padel Tournament di Padel & Friends, Surabaya, Sabtu (18/7). (Narendra Prasetya/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Tren olahraga padel di Kota Surabaya saat ini sedang bagus-bagusnya. Tidak hanya peningkatan dari jumlah peminatnya, begitu juga dari sisi semakin masifnya turnamen padel digelar tiap pekan.

Seperti turnamen Dandim Padel Tournament di Padel & Friends, Surabaya, Sabtu (18/7). Turnamen padel tersebut diikuti sebanyak 450 peserta. Bukan hanya dari Surabaya, ada juga yang dari berbagai kota di Indonesia.

”Dengan digelarnya Dandim Padel Tournament ini kami bisa mendukung dan memajukan olahraga padel di Surabaya,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Dandim Padel Tournament Benny Setiawan.

Baca Juga: Putri KW Tetap Senang Meski Kalah dari Akane Yamaguchi di Semifinal Japan Open 2026

Menurut Benny, tumbuhnya lapangan-lapangan padel baru juga turut mempengaruhi tren positif padel di Kota Pahlawan. Contohnya lapangan Padel & Friends yang didapuk jadi venue Dandim Padel Tournament.

”Kami ingin menjadikan Surabaya sebagai pusat pengembangan padel di level nasional dan di Indonesia Timur,” sambung Benny yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surabaya itu.

Menurut Benny, perkembangan padel yang bagus saat ini bisa jadi indikator bahwa padel tidak akan jadi tren musiman. Tapi, akan bertahan lama seperti cabor lain seperti bulu tangkis, tenis lapangan, atau bola basket.

Baca Juga: Terinspirasi Lionel Messi, Bintang NBA Giannis Antetokounmpo Ungkap Rahasia Ingin Tetap Hebat hingga Usia Senja

Ketua Umum Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Surabaya Rian Septrianto Maulana dan Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom turut menghadiri turnamen tersebut. Dia mengapresiasi digelarnya turnamen Dandim Padel Tournament ini.

”Ini akan memudahkan kami dalam mendata atlet-atlet padel Surabaya, sembari kami menunggu kategori resmi yang dilombakan dalam Porprov 2027,” harap Cak Rian, sapaan akrab Rian Septrianto Maulana.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah