JawaPos.com - Klub baru LeBron James menjadi perbincangan dahsyat dalam periode offseason NBA yang penuh kejutan. Menjelang masa negosiasi agen bebas, dia memastikan tidak akan berseragam Los Angeles Lakers lagi di musim ke-24.
Perpisahan ini terjadi setelah delapan tahun LeBron bersama Lakers, yang mempersembahkan satu gelar NBA, pemecahan berbagai rekor poin terbanyak, dan bahkan terwujudnya bermain bersama sang putra, Bronny. Keputusan pebasket berusia 41 tahun tersebut untuk mencari tim baru, membuat semua mata kini tertuju pada calon-calon tim peminat bagi pencetak skor terbanyak sepanjang masa NBA tersebut.
Sosok paling dihormati seperti LeBron berada di tengah proses agen bebas yang paling terbuka lebar dalam karirnya. Dia tidak ingin bertahan di Crypto.com Arena.
Melansir dari Sport Illustrated berikut kemungkinan forward kelahiran Ohio tersebut memilih pergi dari Lakers dan mencari tim terbaik yang sudah dalam pengujung karirnya di NBA.
Merasa Skuad Los Angeles Lakers Bakal Sulit Bersaing di Wilayah Barat
Menurut Sport Illustrated kemungkinan besar pemain berjuluk King James ini merasa Lakers tidak berada dalam posisi yang tepat untuk mewujudkan hal-hal terbaik. Seperti melangkah jauh di musim reguler bahkan menembus ke babak final di wilayah barat.
Bahkan dengan keberadaan Luka Doncic dalam skuad dan perpanjangan kontrak Austin Reaves di ruang ganti anak asuhan JJ. Reddick, bersaing melawan tim-tim raksasa wilayah barat seperti Oklahoma City, Minnesota Timberwolves, dan San Antonio Spurs, merupakan tantangan berat.
Baca Juga: Timnas Argentina Bangkit Hentikan Kejutan Mesir di 16 Besar Piala Dunia, Menangi laga 3-2
Mengingat pergerakan di pasar pertukaran, atau draft 2026 lalu, ketiga tim di atas melengkapi skuad mereka menjadi sangat mewah. Itu berbanding terbalik dengan Lakers yang masih mengandalkan Doncic dan Reaves, apalagi sudah kehilangan Rui Hachimura beserta Deandre Ayton.
LeBron James Tak Lagi Menjadi Pilihan Utama dan Belum Mengetahui Rencana Lakers
Sejak kedatangan Doncic di Los Angeles, peran LeBron dianggap sudah bukan motor utama tim. Guard asal Slovenia tersebut merupakan salah satu bintang papan atas dalam mencetak poin. Sehingga di umur 41 tahun, kemampuan terbaik King James sudah tak lagi sama di masa prima.
Menurut jurnalis ESPN Ramona Shelburne, pemain yang ikonik dengan nomor 23 ini tidak diajak dalam diskusi masa depan dalam membangun kekuatan tim yang memanfaatkan ruang pemotongan gaji untuk merekrut pemain pelengkap yang berkualitas.
“Meski bersedia menerima pemotongan gaji dari bayaran sebesar USD 52,6 juta, Lakers sudah tidak pernah menjelaskan rencana untuk mengalokasikan penggunaan ruang gaji untuk merekrut pemain baru dengan LeBron untuk membangun tim juara,” tulis laporannya.
Wajah-wajah Skuad Baru Los Angeles Lakers Telah Datang
Sejak ketidakjelasan masa depan LeBron untuk kembali berseragam kuning-ungu musim depan, petinggi Lakers Rob Pelinka mengindikasikan akan merombak total anak asuhan Reddick demi menatap 2026/2027.
Pakar pertukaran NBA dan ESPN Shams Charania melaporkan, Lakers hanya membutuhkan 35 menit saja untuk mengumumkan mendatangkan empat pemain barunya menandakan era LeBron telah berakhir.
Baca Juga: Dunia Voli Berduka, Kapten Timnas Venezuela Meninggal Dunia
Ruang gaji kepergian LeBron digunakan untuk mendatangkan eks Center Utah Jazz, Walker Kessler dengan gaji USD 130 juta berdurasi empat tahun, Sandro Mamukelashvili yang digaji USD 52 juta selama empat tahun juga.
Selain itu, duo shooting guard baru sukses didatangkan juga untuk mendukung Doncic dengan kontrak Quentin Grimes USD 60 juta yang berdurasi empat tahun serta guard atletis Collin Sexton akan berseragam Lakers untuk dua tahun kedepan dengan bayaran USD 19 juta.
Keempat pemain baru ini didatangkan dari pasar agen bebas yang dianggap bisa mendukung kemajuan Lakers untuk kembali melaju jauh di babak playoff pada era baru tanpa LeBron James di Los Angeles.
Baca Juga: HGI Cari Kreator Jago Juggling untuk Beradu dengan Legenda Sepak Bola Luis Figo