JawaPos.com - Tim pabrikan Ducati Lenovo dipastikan tampil tanpa pembalap Italia pada kompetisi balap MotoGP 2027. CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengungkapkan alasan di balik keputusan yang mengakhiri tradisi tim tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Ducati Lenovo membuat langkah kejutan mulai musim 2027. Pasalnya, tim yang bermarkas di Borgo Panigale, Italia, itu akan diperkuat duo Spanyol, Marc Marquez dan Pedro Acosta.
Tim pabrikan asal Italia itu memperpanjang kontrak Marquez hingga 2028, dan merekrut Acosta dari KTM dengan durasi kontrak dua tahun. Artinya, kedua rider Spanyol itu akan menjadi ujung tombak Ducati Lenovo hingga MotoGP 2028.
Baca Juga: Joan Mir Tinggalkan Honda dan Resmi Memperkuat Ducati Gresini di MotoGP Musim 2027
Acosta hadir sebagai pengganti Francesco Bagnaia. Setelah mengukir dua gelar juara bersama Ducati Lenovo, murid Valentino Rossi itu memutuskan hengkang dan menandatangani kontrak selama empat tahun bersama tim rival, Aprilia Racing.
Keputusan Ducati Lenovo mengandalkan pembalap Spanyol ini mengundang sorotan. Sebab, mereka memutus tradisi memakai pembalap Italia. Langkah ini menandai pertama kalinya dalam sejarah sejak era 2011 di mana Ducati tanpa pembalap asal negaranya sendiri.
Mengenai hal itu, Domenicali menegaskan bahwa misi Ducati murni untuk membentuk tim yang kuat demi bersaing dalam kejuaraan. Dia mengungkapkan bahwa pihaknya mengedepankan performa, bukan paspor.
"Saat menyusun tim pabrikan, kriteria utama kami adalah performa. Kami tidak memilih berdasarkan paspor,” tegas Domenicali, dilansir dari Motosan, Minggu (5/7/2026).
Baca Juga: Ducati Perluas Lini Off-Road, Desmo250 MX Siap Tantang Motor Cross Jepang
“Kami tidak ingin membentuk tim nasional Spanyol, melainkan pasangan pembalap terbaik. Kami memilih dua pembalap yang kami yakini mampu memberi dorongan terbesar bagi tim,” sambungnya.
Lebih lanjut, Domenicali menilai Acosta memiliki potensi besar. Dia yakin pembalap berusia 22 tahun itu tidak butuh waktu lama untuk memikat hati para fans Ducati.
"Pedro adalah salah satu pembalap muda dengan potensi terbesar. Kami juga sangat menyukai karakternya di luar lintasan karena dia sangat blak-blakan. Saya yakin para penggemar akan segera jatuh cinta kepadanya, kalau memang belum,” ujar Domenicali.
Acosta sendiri memang langsung mencuri perhatian sejak debut di kelas utama bersama Red Bull GASGAS Tech3 pada MotoGP 2024. Pada musim debutnya, ia dinobatkan sebagai pembalap debutan terbaik atau Rookie of The Year.
Baca Juga: Gantikan Francesco Bagnaia, Pedro Acosta Resmi Gabung Ducati hingga 2028
Performa gemilangnya itu langsung membuat Acosta promosi ke tim pabrikan Red Bull KTM pada MotoGP 2025. Baby Shark pun menggila dengan meraih 13 podium dan menyudahi musim 2025 di posisi keempat.
Kemudian di MotoGP 2026, Acosta tampil cukup kompetitif dan saat ini duduk di peringkat keenam klasemen pebalap sementara dengan koleksi 132 poin. Dengan catatan gemilang itu, tak heran jika Ducati merekrut Acosta untuk menjadi tandem Marquez di kursi tim pabrikan.