JawaPos.com — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengungkap penyebab kecelakaan yang dialaminya pada sesi practice Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Jumat (26/6/2026).
Insiden itu membuatnya kehilangan banyak waktu dan hanya mampu menutup latihan di posisi ke-23, tetapi ia berhasil bangkit sehari kemudian dengan merebut posisi start ketujuh pada sesi kualifikasi.
Meski mengawali akhir pekan dengan hasil kurang memuaskan, pembalap berusia 17 tahun asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta tersebut memastikan kondisinya tetap baik setelah terjatuh.
Ia mengakui kecelakaan menjadi faktor utama yang menggagalkan upayanya mencatatkan lap terbaik.
"Hari ini benar-benar bukan awal baik jelang akhir pekan. Pada pagi hari, kami mencoba beberapa hal dengan sepeda motor dan menerima informasi baik, lalu ada perubahan lagi di sesi siang," ujar Veda.
Ia menjelaskan perubahan setelan motor sebenarnya memberikan sejumlah data positif pada sesi pagi. Namun, situasi berubah ketika memasuki sesi practice sore hingga akhirnya mengalami crash pada awal latihan.
"Sayangnya, di awal sesi latihan saya kecelakaan dan kehilangan banyak waktu. Beruntung saya baik-baik saja dan bisa melanjutkan balapan, tapi tak mampu memperbaiki waktu lap saya," kata Veda.
Akibat insiden tersebut, Veda mengakhiri practice Moto3 Belanda 2026 di posisi ke-23. Padahal, pada awal sesi ia sempat tampil kompetitif sebelum perlahan turun ke urutan ke-21 dan akhirnya finis di posisi ke-23.
Meski kecewa, Veda memilih menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi bersama tim. Ia optimistis masih memiliki peluang memperbaiki performa pada sesi berikutnya.
Baca Juga: Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026, RD Kongo Lolos Dramatis ke 32 Besar
"Ini bukanlah awal yang kami inginkan, tapi kami akan menganalisis semuanya dengan tim dan mencoba lagi [di kualifikasi]. Saya akan melakukan yang terbaik selama kualifikasi," ujarnya.
Janji tersebut langsung dibuktikan pada Sabtu (27/6/2026). Veda tampil impresif sejak sesi Kualifikasi 1 (Q1) di Sirkuit Assen.
Pada awal Q1, Veda sempat menjadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 41,170 detik. Catatan itu bertahan cukup lama sebelum akhirnya dilewati Scott Ogden yang mencetak waktu 1 menit 41,08 detik.
Di penghujung Q1, Casey O'Gorman berhasil merebut posisi pertama dengan waktu 1 menit 41,05 detik. Veda tetap lolos ke Q2 setelah mengakhiri sesi di posisi ketiga.
Memasuki Q2, persaingan semakin ketat. Joel Kelso membuka sesi dengan torehan 1 menit 40,559 detik, sementara Veda berhasil mempertajam waktunya hingga hanya terpaut 0,131 detik dari pembalap Australia tersebut.
Lima menit menjelang sesi berakhir, Brian Uriarte sempat naik ke posisi teratas dengan waktu 1 menit 40,430 detik. Namun, perubahan posisi terus terjadi hingga detik-detik terakhir.
Maximo Quiles akhirnya merebut pole position berkat catatan terbaik 1 menit 40,130 detik. Kelso dan Uriarte melengkapi tiga besar.
Sementara itu, Veda yang sempat bersaing di barisan depan harus turun ke posisi ketujuh setelah catatan waktunya dilewati Marco Morelli, Adrian Cruces, dan David Almansa pada menit-menit akhir.
Meski demikian, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian penting bagi Veda. Start dari posisi ketujuh membuka peluang besar baginya untuk bersaing memperebutkan poin bahkan finis di barisan depan saat balapan.
Di sisi lain, pembalap Malaysia Hakim Danish harus puas mengakhiri kualifikasi di posisi ke-16 setelah sempat berada di peringkat delapan.
Berikut hasil 10 besar Kualifikasi Moto3 Belanda 2026
1. Max Quiles
2. Joel Kelso
3. Brian Uriarte
4. Marco Morelli
5. Adrian Cruces
6. David Almansa
7. Veda Ega Pratama
8. Alvaro Carpe
9. Guido Pini
10. Adrian Fernandez
Balapan Moto3 Belanda 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) mulai pukul 16.00 WIB.
Veda Ega Pratama akan berusaha melanjutkan tren positif setelah sukses bangkit dari kecelakaan di sesi latihan dan mengamankan posisi start di baris ketiga.