JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memastikan lolos ke babak Q2 Moto3 Belanda 2026 setelah finis di posisi ketiga pada sesi Q1 di Sirkuit Assen, Sabtu (27/6/2026).
Hasil itu menjadi kebangkitan pebalap Honda Team Asia tersebut setelah sehari sebelumnya gagal lolos langsung ke Q2 akibat mengalami kecelakaan pada sesi practice.
Veda Ega Pratama berhasil mengamankan satu dari empat tiket menuju Q2 setelah tampil konsisten sepanjang sesi kualifikasi pertama.
Baca Juga: Bos Honda Team Asia Blak-blakan! Kecelakaan Veda Ega Pratama di Moto3 Belanda 2026 Dibayar Mahal
Performa itu sekaligus membuka peluang bagi pebalap asal Gunungkidul tersebut untuk memperjuangkan posisi start terbaik pada balapan Moto3 Belanda 2026.
Mengapa Veda Ega Pratama Harus Memulai dari Q1?
Veda Ega Pratama memulai perjuangannya dari sesi Q1 setelah hanya menempati posisi ke-23 pada practice Moto3 Assen 2026 yang berlangsung Jumat (26/6/2026).
Hasil tersebut dipengaruhi insiden kecelakaan yang membuatnya gagal mencatat waktu lebih kompetitif untuk langsung lolos ke Q2.
Baca Juga: Hasil FP2 Moto3 Belanda 2026: Veda Ega Pratama Gacor P13, Ungguli Hakim Danish di Sikuit Assen
Sebanyak 12 pebalap harus bersaing pada sesi Q1 demi memperebutkan empat tiket menuju babak berikutnya. Selain Veda, Honda Team Asia juga menurunkan Zen Mitani yang sama-sama berusaha menjaga peluang tampil di Q2.
Veda Langsung Tancap Gas Sejak Awal Sesi
Memasuki sisa waktu 11 menit, Veda langsung menunjukkan kecepatannya dengan mencatatkan waktu 1 menit 41,170 detik. Catatan itu membuatnya memimpin klasemen sementara di depan Valentin Perrone dan Jesus Rios.
Tak berselang lama, Veda kembali mempertajam waktunya menjadi 1 menit 41,090 detik.
Catatan tersebut semakin mengukuhkan posisinya di urutan pertama, sementara empat besar saat itu dihuni Veda Ega Pratama, Valentin Perrone, Jesus Rios, dan Scott Ogden.
Saat menyisakan delapan menit, Veda memilih masuk ke pit untuk melakukan evaluasi motor bersama Honda Team Asia. Zen Mitani juga melakukan strategi serupa sebelum kembali turun ke lintasan pada penghujung sesi.
Di garasi tim, Veda terlihat berdiskusi dengan Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Mantan pebalap MotoGP itu tampak mencatat berbagai masukan dari Veda sebagai bahan penyempurnaan performa motor untuk putaran terakhir.
Persaingan Memanas pada Menit-Menit Penentuan
Saat waktu tersisa tiga menit, Veda kembali keluar lintasan untuk melakukan upaya terakhir memperbaiki catatan waktunya.
Hingga momen tersebut, ia masih memimpin klasemen sementara di depan Matteo Bertelle dan Valentin Perrone.
Persaingan berubah dramatis ketika Scott Ogden mencatatkan waktu 1 menit 41,087 detik dan mengambil alih posisi pertama. Selisih waktunya sangat tipis sehingga Veda harus puas turun ke posisi kedua sementara.
Meski gagal merebut kembali posisi teratas, Veda tetap mampu mempertahankan tempat di empat besar hingga sesi berakhir.
Konsistensi sepanjang Q1 menjadi modal penting bagi pebalap berusia 17 tahun tersebut untuk melanjutkan perjuangan di babak berikutnya.
Empat Pembalap Berhak Melaju ke Q2
Saat bendera finis dikibarkan, Casey O'Gorman keluar sebagai pebalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 41,051 detik. Scott Ogden menempati posisi kedua, sedangkan Veda Ega Pratama finis di urutan ketiga.
Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Belanda 2026: Veda Ega Pratama Crash Finis P23, Gagal Lolos Langsung ke Q2
Matteo Bertelle melengkapi posisi empat besar sekaligus mengamankan tiket terakhir menuju Q2.
Dengan hasil tersebut, Casey O'Gorman, Scott Ogden, Veda Ega Pratama, dan Matteo Bertelle resmi lolos ke sesi Q2 Moto3 Belanda 2026.
Keberhasilan lolos dari Q1 menjadi bukti respons cepat Veda setelah mengalami akhir pekan yang tidak mudah akibat kecelakaan pada sesi practice.
Kini, peluang memperbaiki posisi start masih terbuka lebar saat menjalani sesi Q2 di Sirkuit Assen.