JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengawali Moto3 Belanda 2026 dengan hasil kurang memuaskan setelah finis di posisi ke-20 pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Assen, Jumat (26/6/2026).
Sementara itu, Alvaro Carpe menutup sesi sebagai pebalap tercepat usai mencatatkan waktu 1 menit 40,869 detik.
Bagaimana Jalannya FP1 Moto3 Belanda 2026?
FP1 Moto3 Belanda 2026 berlangsung sengit sejak awal sesi dengan pergantian posisi terdepan yang terjadi beberapa kali.
Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Belanda 2026: Melempem! Veda Ega Finis Urutan 20
Persaingan ketat langsung tersaji ketika para pebalap berusaha menemukan setelan terbaik untuk menghadapi akhir pekan balapan di Assen.
Maximo Quiles sempat memimpin jalannya sesi berkat catatan waktu 1 menit 41,841 detik. Namun, posisi tersebut tidak bertahan lama setelah Alvaro Carpe mencatat waktu lebih cepat, yakni 1 menit 41,777 detik.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Belanda 2026: Veda Ega Percaya Diri Lahap Sirkuit Assen!
Joel Kelso kemudian mengambil alih posisi pertama melalui torehan 1 menit 41,545 detik. Pebalap asal Australia itu sempat memimpin sebelum memilih masuk pit untuk melakukan evaluasi bersama tim.
Momentum tersebut dimanfaatkan David Almansa yang langsung melesat ke posisi teratas. Almansa mencatat waktu 1 menit 41,172 detik sebelum kembali mempertajam rekornya menjadi 1 menit 40,968 detik.
Alvaro Carpe Rebut Posisi Terdepan di Menit-menit Akhir
Saat sesi memasuki detik-detik terakhir, Alvaro Carpe mampu memperlihatkan peningkatan performa yang signifikan. Ia sukses mematahkan catatan waktu Almansa sekaligus menjadi pebalap tercepat pada FP1.
Carpe mengakhiri latihan bebas pertama dengan waktu terbaik 1 menit 40,869 detik. Torehan tersebut membuatnya unggul tipis atas David Almansa yang harus puas menempati posisi kedua.
Maximo Quiles melengkapi tiga besar setelah mencatat waktu 1 menit 41,167 detik. Sementara Marco Morelli finis di posisi keempat, disusul Joel Kelso yang menutup lima besar.
Persaingan di papan atas terlihat sangat rapat karena selisih waktu antarpembalap hanya terpaut beberapa persepuluh detik. Kondisi itu menjadi indikasi sesi kualifikasi dan balapan berpotensi berlangsung sangat kompetitif.
Veda Ega Pratama Masih Kesulitan Menemukan Ritme
Di sisi lain, Veda Ega Pratama belum mampu menunjukkan performa terbaiknya pada sesi pembuka akhir pekan ini. Pebalap Honda tersebut harus mengakhiri FP1 di peringkat ke-20.
Baca Juga: Aksi Luar Biasa Veda Ega Pratama Mengubah Penalti Kualifikasi Menjadi Finis Kelima Moto3 Ceko 2026
Veda membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 41,970 detik. Waktu tersebut masih terpaut lebih dari satu detik dari torehan tercepat milik Alvaro Carpe.
Hasil ini membuat Veda masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kecepatan motor maupun konsistensi putaran pada sesi berikutnya.
Kesempatan memperbaiki posisi masih terbuka mengingat rangkaian Moto3 Belanda masih menyisakan sesi latihan lanjutan dan kualifikasi.
Performa yang lebih baik tentu dibutuhkan agar pebalap muda Indonesia itu dapat bersaing memperebutkan posisi start yang lebih menguntungkan saat balapan berlangsung.
Hakim Danish Tampil Lebih Kompetitif
Sementara Veda finis di posisi ke-20, pebalap Malaysia Hakim Danish mampu menunjukkan performa yang lebih kompetitif. Ia berhasil menembus peringkat ke-11 pada latihan bebas pertama.
Hakim Danish mencatatkan waktu terbaik 1 menit 41,449 detik. Catatan tersebut menempatkannya sembilan posisi lebih baik dibandingkan Veda Ega Pratama.
Hasil FP1 memang belum menentukan hasil akhir akhir pekan balapan.
Namun, sesi ini menjadi gambaran awal kekuatan masing-masing pebalap sekaligus acuan tim untuk menyempurnakan setelan motor sebelum memasuki sesi yang lebih menentukan.