← Beranda
Perbanas dan Ubaya Ukir Sejarah, Jadi Juara Perdana Campus League Basketball
Taufiq ArdyansyahMinggu, 14 Juni 2026 | 07.01 WIB
Tim putra Institut Perbanas dan tim putri Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi kampiun Campus League Basketball Season 1 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Sejarah tercipta di Campus League Basketball Season 1 2026. Tim putra Institut Perbanas dan tim putri Universitas Surabaya (Ubaya) sukses menjadi kampiun edisi perdana kompetisi basket mahasiswa nasional tersebut.

Pada partai final yang berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, Sabtu (13/6), Perbanas keluar sebagai juara sektor putra setelah menundukkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dengan skor tipis 47-45. Sementara itu, Ubaya memastikan gelar juara putri usai mengalahkan Soegijapranata Catholic University (SCU) 59-51.

Keberhasilan tersebut menutup perjalanan panjang Campus League Basketball Season 1 yang sejak April lalu menggelar fase regional di Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, serta Jakarta-Tangerang sebelum memasuki babak The Nationals.

Baca Juga: Jesse Marsch Anggap Pemain Timnas Kanada Lebih Nasionalis Dibanding Timnas AS

CEO Campus League Ryan Gozali menyebut musim perdana ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan olahraga kampus di Indonesia.

“Season 1 bukan hanya tentang mencari juara. Yang paling penting adalah membangun fondasi. Kami melihat antusiasme kampus, mahasiswa, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat sangat besar,” ujar Ryan.

Menurut dia, Campus League tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan karakter mahasiswa melalui tiga pilar utama, yakni athleticism, academics, dan affinity.

Baca Juga: Alvin Bahar Bawa Honda Civic Type R Dominasi ISTCR 3600 Kejurnas Balap Mobil Round 1 Mandalika

Di sektor putri, laga final berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Ubaya sempat tertinggal pada akhir babak pertama setelah hanya mencetak delapan poin pada kuarter kedua. Namun, tim asal Kota Pahlawan bangkit pada kuarter ketiga dengan mencetak 23 poin untuk membalikkan keadaan.

Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan. Ubaya pun menang 59-51 dan tercatat sebagai kampus pertama yang meraih gelar juara Campus League Basketball kategori putri.

Pelatih Ubaya Wellyanto Pribadi mengungkapkan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan timnya sepanjang turnamen.

“Tidak ada rahasia khusus. Yang selalu kami tekankan adalah kebersamaan. Dalam tim kami tidak boleh saling menyalahkan saat terjadi kesalahan. Itu yang membuat pemain tetap tenang dan mampu bangkit saat tertinggal,” ucap Wellyanto Pribadi.

Pemain Ubaya Selly Margaretha menambahkan, keberhasilan menjadi juara merupakan hasil kerja keras seluruh tim sejak fase persiapan hingga The Nationals.

“Kerja keras sejak persiapan, fase regional, hingga The Nationals akhirnya terbayarkan. Kami sangat bangga bisa mempersembahkan gelar ini untuk orang tua, kampus, pelatih, dan semua yang mendukung kami,” kata Selly.

Baca Juga: Gagal Ciptakan All Indonesian Final di Australian Open 2026, Ubed: Belum Rezeki

Sementara itu, final putra menyajikan drama hingga detik terakhir. Perbanas dan UKSW saling berbalas angka sepanjang pertandingan hingga harus menyelesaikan laga lewat babak overtime.

Perbanas sempat unggul 40-38 pada kuarter keempat. Namun, UKSW mampu memaksakan pertandingan berlanjut ke overtime. Pada periode tambahan itu, tembakan dua poin Muhammad Haikal Malik menjadi penentu kemenangan Perbanas.

Hasil tersebut memastikan Perbanas menjadi juara perdana Campus League Basketball sektor putra. Mereka juga berhak mewakili Indonesia pada ajang Asia University Basketball League (AUBL) 2027.

Baca Juga: Kata Sabar/Reza usai Susah Payah Lolos Final Australian Open 2026

Pelatih Perbanas Zulfahrizal mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit hingga meraih gelar juara.

“Peringkat ketiga di regional akhirnya bisa menjadi juara. Saat overtime kami menunjukkan Perbanas mentality. Mentalitas juara itu akhirnya membawa kami meraih gelar,” ujar Zulfahrizal.

Muhammad Haikal Malik yang terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) juga mengaku bangga atas pencapaian timnya. “Kami bukan tim unggulan dan tidak diperkuat pemain IBL. Tapi kami membuktikan kerja keras dan kekompakan bisa membawa kami menjadi juara,” tutur dia.

Baca Juga: Atlet dari 14 Negara Ramaikan Turnamen Bulu Tangkis Senior Internasional di Indonesia

Campus League Basketball Season 1 2026 menjadi kompetisi basket mahasiswa nasional pertama yang menggunakan format regional dan The Nationals. Setelah basket, Campus League akan melanjutkan kalender kompetisi dengan cabang badminton dan futsal sebelum menutup tahun melalui UniGames yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga lainnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah